Hester Peirce, tokoh terkemuka dalam regulasi kripto AS, akan meninggalkan Securities and Exchange Commission untuk bergabung dengan Regent University School of Law sebagai profesor asosiasi pada November 2026. Regent University mengonfirmasi penunjukan itu pada 19 Mei, dengan Dekan S. Ernie Walton memuji Peirce serta mantan pejabat pemerintah Greg Jacob atas pengalaman mereka dalam bidang hukum dan pelayanan publik. Peirce telah menjabat sebagai komisaris SEC sejak Januari 2018 dan memimpin Crypto Task Force lembaga tersebut sejak Januari 2025. Kepergiannya memunculkan pertanyaan tentang kesinambungan kepemimpinan SEC saat Kongres membahas rancangan legislasi pasar kripto baru.
Latar Belakang dan Filsafat Regulasi
Peirce menjadi dikenal luas di industri kripto berkat julukan “Crypto Mom” karena kritiknya yang konsisten terhadap pendekatan SEC yang berfokus pada penegakan hukum terhadap perusahaan aset digital. Sejak menjadi komisaris SEC pada Januari 2018, ia berpendapat bahwa regulator seharusnya mendorong inovasi, bukan menerapkan undang-undang sekuritas secara luas pada teknologi blockchain yang berkembang. Ia menekankan bahwa inovasi dan perlindungan investor dapat berjalan beriringan melalui pedoman regulasi yang praktis dan transparan.
Kepemimpinan SEC Crypto Task Force
Pengaruh Peirce meningkat secara signifikan setelah penunjukannya sebagai kepala SEC’s Crypto Task Force pada Januari 2025. Satuan tugas itu dibentuk saat terjadi pergeseran sikap SEC terhadap regulasi kripto dan berfokus pada penyusunan aturan yang lebih jelas bagi industri, alih-alih mengandalkan terutama gugatan dan tindakan penegakan hukum.
Dampak bagi Kepemimpinan SEC
Meskipun masa jabatan resmi Peirce di SEC berakhir pada 2025, hukum AS mengizinkan komisaris untuk tetap menjabat sementara sampai pengganti dikonfirmasi. Kepergiannya kini menciptakan lowongan kepemimpinan di SEC. Laporan menunjukkan bahwa setelah ia pergi, SEC bisa tersisa hanya dengan dua komisaris yang sedang menjabat, kecuali ada penunjukan baru.
Peran Akademik di Regent University
Di Regent University, Peirce diperkirakan akan mengajar mata kuliah termasuk regulasi sekuritas, pasar keuangan, dan aset digital. Dekan Walton menggambarkan keputusannya untuk bergabung dengan institusi tersebut sebagai manfaat besar bagi mahasiswa yang mempelajari hukum, regulasi keuangan, dan kebijakan publik.