Nvidia mengumumkan rencana untuk secara signifikan meningkatkan pengembalian kas kepada pemegang saham melalui kenaikan dividen dan perluasan otorisasi pembelian kembali saham. Perusahaan pembuat chip AI itu menaikkan dividen dari 1 sen per saham menjadi 25 sen per saham dan mengotorisasi tambahan pembelian kembali saham senilai $80 miliar di luar otorisasi yang sudah ada sebesar $38,5 miliar. Pengumuman itu muncul setelah Nvidia melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan untuk laba kuartalan, penjualan, dan pendapatan pusat data pada kuartal terbarunya, yang berakhir pada 26 April. Analis Wall Street secara historis memandang lonjakan besar dalam pengembalian kas kepada pemegang saham—seperti perusahaan yang tumbuh cepat yang mengumumkan dividen untuk pertama kalinya—sebagai pengakuan tersirat bahwa perusahaan mulai kehabisan tempat untuk menginvestasikan laba secara menguntungkan. Saham Nvidia diperdagangkan dengan diskon besar dibandingkan saham semikonduktor lain seperti Intel dan AMD, sehingga analis Wall Street menyoroti kebijakan pengembalian kas yang relatif modest dari perusahaan sebagai tuas potensial untuk membangkitkan lebih banyak antusiasme investor.
Perspektif Analis tentang Dampak Penilaian
Analis Mark Lipacis, yang meliput Nvidia untuk Evercore ISI, menulis dalam catatan bahwa keputusan Apple untuk secara tajam meningkatkan pembayaran kepada pemegang saham pada 2016 dan 2017 menjadi preseden yang relevan. Lipacis menyatakan bahwa program pengembalian modal yang besar dapat bertepatan dengan penilaian ulang saham, yang berpotensi meningkatkan valuasi perusahaan pada metrik-metrik kunci seperti rasio price-to-earnings.
Reaksi Pasar
Saham sempat bergejolak pada sesi perdagangan setelah jam bursa menyusul pengumuman pada Rabu, ketika pasar tampak kesulitan memahami implikasi dari langkah tersebut.
Kekhawatiran Pertumbuhan dan Perubahan Pelaporan
Pengumuman dividen besar dari perusahaan yang tumbuh cepat dapat menandakan penyiapan diri untuk laju pertumbuhan yang lebih lambat. Meskipun angka-angka utama Nvidia kuat, beberapa rincian dari laporan pendapatan bisa ditafsirkan sebagai sinyal potensi perlambatan. Divisi pusat data Nvidia melaporkan pendapatan komputasi sebesar $60,4 miliar, sedikit di bawah $60,8 miliar yang diperkirakan analis berdasarkan angka FactSet. Perusahaan juga mengumumkan rencana untuk mengubah cara melaporkan angka-angka tersebut di masa depan, yang akan membuat perbandingan langsung secara apples-to-apples untuk item-item kunci seperti pendapatan komputasi menjadi kurang mudah dilakukan ke depan.