Futures Gas Alam Eropa Turun Hampir 2% akibat Gangguan Jalur Selat Hormuz, Pasokan LNG Turun 20%

GateNews

Pada Selasa, futures gas alam Eropa turun hampir 2% di bawah €40 per megawatt-jam karena para pedagang memantau meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Dalam akhir pekan, arus lalu lintas melalui Selat Hormuz terganggu setelah serangan artileri terhadap kapal, dengan Iran memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintas dapat menjadi target. Beberapa kapal tanker gas alam cair dari Qatar terpaksa berbalik atau menghentikan perjalanan. Sejak akhir Februari, kawasan ini mencatat nol ekspor LNG, sehingga mengganggu sekitar 20% pasokan LNG global. Perundingan antara AS dan Iran sedang berlangsung, meski prospeknya tetap tidak pasti karena perjanjian gencatan senjata dua pekan yang dijadwalkan berakhir pada Rabu mungkin tidak diperpanjang.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Jepang Memulai Pelepasan Cadangan Strategis Minyak Tambahan pada 1 Mei, Setara dengan 20 Hari Konsumsi

Menurut CCTV News, pada 1 Mei, pemerintah Jepang mulai melakukan pelepasan tambahan cadangan strategis minyak dari pangkalan minyak di Prefektur Ibaraki. Langkah ini menyusul penurunan tajam impor minyak mentah ke Jepang akibat ketegangan di Timur Tengah, yang mendorong pemerintah untuk memanfaatkan cadangan untuk

GateNews1jam yang lalu

Futures Bijih Besi Mencapai Puncak Seminggu di 770 Yuan/Ton saat PDB Kuartal 1 China Tumbuh 5%

Futures bijih besi naik di atas 770 yuan per ton, mencapai level tertinggi dalam satu minggu, karena produk domestik bruto kuartal I Tiongkok tumbuh dipercepat menjadi 5% year-over-year, melampaui 4,5% pada kuartal sebelumnya dan ekspektasi pasar 4,9%. Ketegangan geopolitik juga mereda, dengan laporan yang menunjukkan bahwa Washington dan

GateNews1jam yang lalu

Ekspor Minyak Sawit Malaysia Turun 34% pada April, Menyentuh Titik Terendah dalam 5 Minggu

Menurut agensi survei kargo, pengiriman minyak sawit Malaysia turun lebih dari 34% dari bulan ke bulan selama 1–15 April, sementara harga bertahan di bawah 4.500 ringgit per ton mendekati level terendah dalam lima minggu akibat lemahnya sentimen ekspor. Persediaan minyak sawit Malaysia turun untuk bulan ketiga berturut-turut menjadi tujuh bulan

GateNews1jam yang lalu

Gudang Hong Kong LME Mencapai Kapasitas Saat Fasilitas Penyimpanan Melonjak dari 4 menjadi 15 dalam Satu Tahun

Menurut Chief Executive Officer Hong Kong Exchanges and Clearing Edith Yip, gudang London Metal Exchange (LME) yang disetujui di Hong Kong kini mendekati titik jenuh kapasitas penyimpanan. LME mulai menyetujui gudang logam di Hong Kong tahun lalu, berkembang dari 4 fasilitas menjadi 15 saat ini—sebuah

GateNews1jam yang lalu

WTI Crude Turun 0,2%, Kontrak Berjangka Nikkei 225 Turun 0,3% pada Jumat

Minyak mentah WTI turun 0,2% pada Jumat, sementara emas dan perak spot bergerak sedikit lebih rendah. Fitur berjangka Nikkei 225 turun 0,3% selama sesi.

GateNews1jam yang lalu

Iran Mungkin Terus Mengurangi Produksi Minyak karena Penyimpanan Telah Mencapai Kapasitas, Kata Menteri Energi AS

Menurut Menteri Energi AS Wright, Iran dapat terus menurunkan produksi minyaknya karena kapasitas penyimpanan menjadi sepenuhnya dimanfaatkan. Pernyataan Wright mencerminkan kekhawatiran atas kemampuan Iran untuk mempertahankan tingkat produksi saat ini mengingat adanya keterbatasan dalam penyimpanan

GateNews1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar