Pada Rabu, harga emas menembus di atas $4.800 per ounce setelah kenaikan sekitar 2% pada sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meredanya kekhawatiran tentang inflasi yang dipicu energi karena Washington dan Teheran bergerak menuju kemungkinan kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik mereka. Perundingan diperkirakan akan dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang setelah pembicaraan akhir pekan lalu gagal. Secara terpisah, harga minyak mentah turun di bawah $90 per barrel dan indeks dolar AS jatuh ke level terendah dalam enam pekan, sehingga semakin mendukung harga emas.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Harga Perhiasan Emas China Tetap Hampir Tidak Berubah pada 9 Mei, Diperdagangkan di Kisaran 1.435-1.438 Yuan per Gram
Menurut Jinshi Data, harga perhiasan emas domestik relatif tidak berubah pada 9 Mei, dengan sebagian besar merek mematok sekitar 1.435-1.438 yuan per gram dibandingkan hari sebelumnya.
GateNews17menit yang lalu
Perak Menguat Mendekati $72 karena Ketegangan Geopolitik dan Lonjakan Energi Mendorong Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
Pada Kamis (8 Mei), harga perak bertahan di sekitar $72 per ounce, mendekati level terendah dalam tiga minggu, karena lonjakan biaya energi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi pasar atas kemungkinan kenaikan suku bunga dari bank sentral utama. Ketegangan meningkat setelah Presiden Trump mengumumkan AS akan mempertahankan blokade maritim atas Iran hingga Iran menyetujui kesepakatan nuklir, sementara Teheran menuduh Trump menggunakan tekanan ekonomi untuk memaksa kepatuhan. Konfl
GateNews42menit yang lalu
Emas Bertahan di Dekat $4.750/ons pada Kamis karena Blokade Selat Hormuz Memicu Kekhawatiran Energi
Harga emas bertahan di dekat $4.750 per ounce pada Kamis di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Selat Hormuz sebagian besar masih terhalang oleh kendali Iran, dengan laporan adanya tembakan terhadap kapal-kapal komersial pekan ini. AS terus memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, sementara Teheran mengecam tindakan itu sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. Sejak konflik dimulai, harga emas telah turun sekitar 10% karena lonjakan biaya energi memperkuat kekhawatiran terhadap
GateNews45menit yang lalu
Emas Melonjak hingga Hampir $4.700 saat Harapan Kesepakatan Damai AS-Iran Memicu Kejatuhan Minyak
Pada Kamis, harga emas mendekati $4.700 per ounce, naik 3% pada hari perdagangan sebelumnya, karena harapan adanya perjanjian damai AS-Iran memicu penurunan tajam harga minyak. Menurut laporan, AS telah mengajukan memorandum of understanding satu halaman melalui perantara Pakistan kepada Iran yang bertujuan secara formal mengakhiri konflik dan berpotensi membuka kembali Selat Hormuz. Teheran mengonfirmasi sedang meninjau usulan perdamaian dari AS dan diperkirakan akan memberikan tanggapan dalam
GateNews48menit yang lalu
Harga Palladium Spot Naik 2,00% menjadi $1.498,56 per Ounce pada Perdagangan Intraday
Harga spot paladium naik 2,00% dalam perdagangan intraday pada 11 Mei, mencapai $1.498,56 per ons.
GateNews1jam yang lalu
ETF Emas China Catat Arus Masuk 50,438 Ton di Q1 2026, Naik 114,88% Secara Year-over-Year
Berdasarkan data China Gold Association yang dilaporkan oleh Jin Shi Data pada 9 Mei, ETF emas domestik China mencatat arus masuk sebesar 50,438 ton pada Q1 2026, yang mewakili kenaikan 114,88% dibanding periode yang sama pada 2025. Per 31 Maret 2026, total kepemilikan ETF emas di China mencapai 298,289 ton.
GateNews2jam yang lalu