USD-KRW turun ke area 1.490 won setelah CPI AS Juni anjlok 0,4%

SK Hynix11,44%
SKHY26,29%

Nilai tukar USD-KRW turun ke kisaran 1.490 won pada 15 Juli setelah data inflasi AS yang dirilis ternyata jauh di bawah perkiraan pasar. Pada pukul 6.00 waktu Seoul pada 15 Juli, nilai tukar USD-KRW berada di 1.490,50 won, turun 2,50 won dari penutupan sesi Seoul sebelumnya di 1.493,00 won, dan turun 7,00 won dari 1.497,50 won 24 jam sebelumnya. Penurunan dipicu oleh data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Juni yang menunjukkan penurunan 0,4% secara bulanan (month-over-month), jauh di bawah perkiraan -0,1%. Pembacaan inflasi yang lebih lemah dari perkiraan memicu aksi jual tajam pada indeks dolar dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, dengan indeks dolar sempat merosot ke 100,58 dan imbal hasil Treasury 2-tahun turun lebih dari 10 basis poin secara instan.

USD-KRW Menyentuh Titik Terendah Intrahari 1.486,30 Won Saat Perdagangan Seoul

Nilai tukar USD-KRW merosot ke titik terendah intrahari 1.486,30 won pada perdagangan awal di Seoul pada 15 Juli, menandai level terendah sejak titik terendah intrahari 12 Mei sebesar 1.474,80 won. Penurunan tajam didorong oleh kombinasi melemahnya indeks dolar, pembelian asing di ekuitas Korea, serta penjualan dolar besar-besaran oleh SK Hynix di pasar valuta asing spot mulai sesi pagi. Kurs awalnya jatuh tajam pada perdagangan awal sebelum perlahan pulih menuju level 1.500 won selama jam perdagangan London. Namun, rilis data inflasi AS semalam memicu penurunan kembali pada nilai tukar USD-KRW.

CPI AS Juni Turun 0,4% Secara Bulanan, Harga Energi Turun 5,7%

Menurut Departemen Tenaga Kerja AS, CPI (Indeks Harga Konsumen) bulan Juni turun 0,4% dibanding bulan sebelumnya, jauh di bawah perkiraan pasar sebesar -0,1%. Harga energi turun 5,7% secara bulanan, yang merupakan penurunan terbesar sejak April 2020. Data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan membuat imbal hasil Treasury AS 2-tahun turun lebih dari 10 basis poin secara instan, sementara indeks dolar sempat turun vertikal ke 100,58. Pada jam perdagangan New York, nilai tukar USD-KRW sempat melebar penurunannya di bawah level 1.490 won seiring melemahnya dolar global. Pasar saham AS ditutup menguat di wilayah positif karena kekhawatiran inflasi mereda, dengan ADR SK Hynix melonjak lebih dari 27%. Indeks dolar kemudian pulih sebagian dari kerugian di tengah ketegangan berkelanjutan di Timur Tengah. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus ditutup di level 79 dolar per barel, naik 1,54% dari sesi sebelumnya.

Ketua The Fed Warsh Kembali Menegaskan Alat Pengendalian Inflasi dan Independensi Kebijakan

Ketua The Fed Kevin Warsh menyatakan semalam bahwa “saat kami meninjau kebijakan neraca, saya pikir sangat penting bagi The Fed untuk menarik garis yang jelas antara dirinya dan kebijakan fiskal.” Warsh menambahkan bahwa “The Fed dapat mencapai stabilitas harga” dan “kami memiliki alat kebijakan berupa suku bunga dan kebijakan neraca, dan ini dapat membantu kami mencapai tujuan tersebut.” Indeks dolar berada di 100,924, turun 0,012 poin dari hari sebelumnya. Nilai tukar USD-JPY berada di 162,156 yen, naik 0,051 yen, sementara nilai tukar EUR-USD berada di 1,14186 dolar, naik 0,00023 dolar. Nilai tukar USD-CNH di luar negeri naik ke 6,7689 yuan.

FAQ

Q: Mengapa nilai tukar USD-KRW turun ke kisaran 1.490 won pada 15 Juli?

A: Nilai tukar USD-KRW turun menjadi 1.490,50 won pada pukul 6.00 waktu Seoul pada 15 Juli, turun 2,50 won dari penutupan sebelumnya, terutama karena data CPI AS bulan Juni menunjukkan penurunan 0,4% secara bulanan dibanding perkiraan pasar -0,1%. Pembacaan inflasi yang lebih lemah dari perkiraan memicu penjualan dolar yang tajam secara global, dengan indeks dolar sempat jatuh ke 100,58.

Q: Berapa level intrahari terendah yang dicapai USD-KRW selama perdagangan Seoul pada 15 Juli?

A: Nilai tukar USD-KRW menyentuh titik terendah intrahari 1.486,30 won pada perdagangan awal di Seoul pada 15 Juli, menandai level terendah sejak titik terendah intrahari 12 Mei sebesar 1.474,80 won. Penurunan didorong oleh melemahnya indeks dolar, pembelian saham asing, serta penjualan dolar skala besar oleh SK Hynix di pasar spot.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar