USD/KRW Ditutup di 1.497,50 Won di Tengah Konflik AS-Iran dan Isyarat The Fed yang Lebih Ketat

USDJPY-0,09%
SKHY-8,78%
SKHYV-0,98%

Kurs USD/KRW ditutup pada 1.497,50 won pukul 6.00, turun 5,90 won dari penutupan Seoul sebelumnya pukul 3:30 sore di 1.503,40 won, seiring konflik AS-Iran makin intens. Presiden AS Donald Trump mengumumkan lewat Truth Social bahwa ia akan memberlakukan kembali langkah-langkah blokade Iran dan mengumpulkan kompensasi 20% untuk seluruh kargo dari kapal yang melintasi Selat Hormuz. Komando Pusat Iran memperingatkan pihaknya akan “merespons dengan tegas” dan “tidak mengizinkan intervensi AS.” Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa jika inflasi inti tetap tinggi pekan ini, FOMC “sebaiknya mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat,” seraya menambahkan tekanan dari penguatan dolar. Pergerakan tersebut mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah dan potensi perubahan kebijakan moneter AS.

USD/KRW Mencapai Titik Terendah Intraday 1.491,80 Won Saat Perdagangan London

Kurs turun 1,0 won dibanding 24 jam sebelumnya pada pukul 6.00 hari sebelumnya (1.498,50 won). Saat perdagangan London hari sebelumnya, USD/KRW turun ke titik terendah intraday 1.491,80 won, menunjukkan penguatan won. Penurunan terjadi setelah penjualan pertukaran berjangka Hanwha Ocean senilai $2 miliar. Muncul kabar bahwa Qatar, Oman, dan Pakistan terus melakukan upaya mediasi antara AS dan Iran. Nilai tukar bertahan di kisaran awal hingga pertengahan 1.490 won selama jam perdagangan London.

Trump Mengumumkan Pemberlakuan Kembali Blokade Iran dan Langkah Kompensasi Selat Hormuz

Saat perdagangan New York, kurs mendapat tekanan ke atas setelah pernyataan Presiden Trump. Trump mengatakan lewat Truth Social bahwa ia akan memberlakukan kembali langkah-langkah blokade Iran dan menerima kompensasi dengan tarif 20% dari semua kargo dari kapal yang melintasi Selat Hormuz. Komando Pusat Iran, yang mengawasi operasi militer terpadu, mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan: “Kami tidak akan mengizinkan AS untuk ikut campur di Selat Hormuz” dan “akan merespons dengan tegas.” Komando Pusat AS, yang mengawasi operasi militer di Timur Tengah, mengumumkan sekitar pukul 6:10 pagi bahwa pihaknya memulai serangan udara malam ketiga berturut-turut terhadap Iran. Sebelumnya Trump menyatakan terkait Iran: “Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras malam ini, dan kita akan menyerang mereka dengan keras besok.”

Gubernur The Fed Waller Menandakan Potensi Pengetatan Kebijakan di Tengah Inflasi Tinggi

Komentar hawkish Gubernur The Fed Christopher Waller memicu penguatan dolar. Waller mengatakan dalam sebuah pidato: “Jika inflasi inti kembali muncul tinggi pekan ini, FOMC sebaiknya mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat.” Indeks dolar, yang sempat turun di bawah level 101 selama perdagangan London, memantul ke level 101,2. Indeks dolar berada di 101,272, naik 0,318 poin dari hari sebelumnya.

Indeks Dolar Naik ke 101,272 saat USD/JPY Menguat ke Kisaran 162 Yen

USD/JPY kembali naik ke kisaran 162 yen, menciptakan tekanan negatif pada won. Muncul kabar bahwa Jepang tidak berencana segera mengubah target alokasi aset Dana Investasi Pensiun Pemerintah (GPIF). Menurut laporan, GPIF sedang mempertimbangkan untuk memperluas investasi pada aset Jepang domestik dalam kisaran yang diizinkan saat ini. Menteri Keuangan Katayama Satsuki menyatakan bahwa dana pensiun termasuk GPIF akan didorong untuk melakukan “investasi jauh lebih banyak” pada aset keuangan Jepang. Kepala Sekretariat Kabinet Kihara Minoru mengatakan GPIF secara rutin meninjau portofolionya dan “jika penyesuaian dianggap perlu, portofolio akan diubah.” Bukti setoran (ADR) SK Hynix anjlok 9,32%. USD/JPY naik 0,631 yen menjadi 102,359 yen. EUR/USD turun 0,00328 dolar menjadi 1,13810 dolar. USD/CNH lepas pantai naik 0,0016 yuan menjadi 6,7835 yuan.

FAQ

Berapa kurs penutupan USD/KRW pada pukul 6.00?

Kurs USD/KRW ditutup pada 1.497,50 won pukul 6.00, turun 5,90 won dari penutupan Seoul pukul 3:30 sore hari perdagangan sebelumnya sebesar 1.503,40 won.

Apa yang diumumkan Trump terkait Selat Hormuz?

Trump menyatakan lewat Truth Social bahwa ia akan memberlakukan kembali langkah-langkah blokade Iran dan mengumpulkan kompensasi yang setara dengan 20% dari seluruh kargo dari kapal yang melintasi Selat Hormuz. Komando Pusat Iran memperingatkan pihaknya akan “merespons dengan tegas” dan “tidak mengizinkan intervensi AS di Selat Hormuz.”

Apa yang dikatakan Gubernur The Fed Waller tentang kebijakan moneter?

Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan dalam sebuah pidato: “Jika inflasi inti kembali muncul tinggi pekan ini, FOMC sebaiknya mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat.”

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar