AS Menargetkan China dan India sebagai Pembeli Minyak dan Gas Rusia dalam Sanksi Baru, Beijing Berjanji Akan Ambil Langkah Balasan

Pada 15 Juli, AS meluncurkan sanksi yang diperbarui yang menargetkan China dan India sebagai pembeli utama minyak dan gas Rusia, menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian. Langkah baru ini memberi wewenang untuk mengenakan tarif hingga 100% terhadap negara-negara terkait. Lin menekankan penolakan tegas China terhadap sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan otorisasi dari Dewan Keamanan PBB, serta berjanji akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi perusahaan dan warganya. “Bertindak dengan standar ganda dan pemaksaan pada akhirnya akan berbalik menyerang,” kata Lin.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar