Menurut Business Insider, saham AS mengalami aksi jual tajam pekan lalu karena dua pendorong pasar utama secara bersamaan berubah negatif. Pada 23 Juli, S&P 500 turun 1,2%, Nasdaq 100 anjlok hampir 2%, dan saham teknologi Magnificent 7 jatuh 4%. Penurunan dipicu kekhawatiran baru mengenai keberlanjutan belanja modal (capital expenditure) AI, serta meningkatnya ketegangan Iran-AS yang mendorong harga minyak mentah menembus $100 per barel.
Saham Alphabet turun 7% setelah menaikkan panduan belanja modal tahunan, sementara Tesla merosot 15% akibat meningkatnya belanja investasi dan laba yang mengecewakan. Menurut Axios, Trump memerintahkan penghentian serangan militer AS terhadap Iran pada 24 Juli, mengakhiri hampir dua minggu operasi udara harian. Fokus pasar kini beralih dari kualitas pendapatan ke apakah raksasa teknologi mampu mempertahankan tingkat tinggi belanja infrastruktur AI.