Trump Bagikan Foto Serangan Lama Israel Klaim Serangan AS Baru-baru ini ke Iran

Presiden AS Donald Trump membagikan sebuah foto pada 8 Juli yang menunjukkan serangan Israel terhadap depot minyak Iran dari 15 Juni 2025, dengan klaim palsu bahwa foto tersebut menggambarkan serangan militer AS terbaru ke Iran. Trump memposting gambar tersebut di Truth Social, menulis bahwa itu adalah "balasan atas pengeboman kapal oleh Iran kemarin" dan memperingatkan eskalasi. Kesalahan interpretasi ini terjadi di tengah ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat setelah serangan kapal di Selat Hormuz awal minggu ini, yang mengganggu kesepakatan damai yang ditandatangani 17 Juni dan bertujuan mengakhiri konflik dalam 60 hari.

Trump Unggah Foto Serangan Israel Setahun Lalu Sebagai Serangan AS Terbaru

Foto yang dibagikan Trump menunjukkan api dan asap membubung ke langit setelah serangan Israel terhadap depot minyak Shahran pada 15 Juni 2025 di Teheran. Dalam postingannya di Truth Social pada Rabu, 8 Juli, Trump menulis: "Ini sebagai balasan atas pengeboman kapal oleh Iran kemarin. Jika terjadi lagi, akan jauh lebih buruk!"

Post tersebut menampilkan tangkapan layar dari sebuah media berita, yang kemudian mengeluarkan koreksi bahwa gambar tersebut bukan yang terbaru. Serangan asli dilakukan oleh Israel, bukan Amerika Serikat, lebih dari satu tahun sebelum posting Trump.

AS Luncurkan Serangan Baru Setelah Serangan Kapal di Selat Hormuz

AS melancarkan serangan baru terhadap Iran setelah beberapa serangan kapal di Selat Hormuz semalam awal minggu ini. Selat yang dilalui 20% dari seluruh minyak dunia ini menjadi titik panas dalam konflik yang meletus setelah serangan gabungan AS-Israel yang menargetkan beberapa situs Iran pada Februari.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan pada Rabu malam, setelah pernyataan Trump, bahwa pasukan AS memulai serangan tambahan terhadap Iran untuk "lebih melemahkan kemampuan mereka mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz", berdasarkan perintah Trump.

Kesepakatan Damai AS-Iran Ditandatangani 17 Juni untuk Resolusi 60 Hari

Setelah berbulan-bulan peperangan, AS dan Iran mencapai kesepakatan damai yang akan membuka kembali Selat Hormuz yang vital. Pada 17 Juni, AS dan Iran menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang dalam 60 hari.

Sebagai bagian dari MoU, Iran berjanji memastikan bahwa lalu lintas kapal dagang dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya dilanjutkan dalam waktu 30 hari sesuai volume sebelum perang. AS setuju mencabut blokade laut terhadap Iran dan mengembalikan lalu lintas ke kapasitas penuh dalam maksimal 30 hari setelah penandatanganan MoU.

Washington dan Teheran berusaha mengamankan kesepakatan damai jangka panjang untuk mengakhiri perang, mengembalikan pengiriman global di Selat Hormuz yang krusial, dan menyelesaikan perselisihan yang sedang berlangsung terkait program nuklir Teheran.

Trump Umumkan Gencatan Senjata Berakhir di KTT NATO, Perintahkan Serangan Tambahan

Trump menyatakan gencatan senjata "berakhir" di sebuah KTT NATO di Turki pada Rabu, kepada wartawan berkata: "Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi. Mereka sampah."

Konflik terbaru ini tampaknya menghambat upaya perdamaian yang dibangun di bawah kesepakatan 17 Juni.

FAQ

Foto apa yang dibagikan Trump pada 8 Juli?

Trump membagikan foto serangan Israel terhadap depot minyak Shahran di Teheran dari 15 Juni 2025, dengan klaim palsu bahwa itu menggambarkan serangan militer AS terbaru ke Iran.

Kapan kesepakatan damai AS-Iran ditandatangani?

AS dan Iran menandatangani Nota Kesepahaman pada 17 Juni untuk mengakhiri perang dalam 60 hari dan membuka kembali Selat Hormuz dalam 30 hari.

Apa yang diumumkan Trump di KTT NATO di Turki?

Trump menyatakan gencatan senjata "berakhir" di KTT NATO hari Rabu, menyatakan bahwa dia tidak ingin berurusan lagi dengan Iran, dan memerintahkan Komando Pusat AS untuk memulai serangan tambahan terhadap Iran.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar