Trump Mengklaim AS Akan Menyerang Iran pada 11 Juni, Lalu Menarik Diri; Teheran: Taktik Tekanan

Menurut ketua Komite Keamanan Nasional Iran Ibrahim Aziz, pada 11 Juni Presiden AS Trump mengklaim pasukan Amerika akan melancarkan serangan yang “sangat ganas” terhadap Iran pada malam itu juga, lalu membatalkan operasi tersebut. Ini terjadi setelah beberapa hari berturut-turut serangan militer AS terhadap target-target Iran. Aziz mengatakan kepada media bahwa serangan yang meningkat itu tidak boleh dipandang sebagai “perang”, melainkan sebagai “taktik tekanan tinggi” oleh AS untuk mendukung negosiasi dan mencapai tujuan yang gagal diraihnya secara militer. Ia menekankan bahwa AS harus mengakui Iran saat ini pada dasarnya berbeda, karena telah memperkuat kemampuan militer, pertahanan, politik, dan ekonominya.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar