Amerika Serikat dan Iran bergerak menuju negosiasi gencatan senjata pada 11 Juni setelah dua hari berturut-turut serangan dan balasan serangan. Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan udara ketiga terhadap Iran tiga jam sebelum waktu pelaksanaannya yang dijadwalkan pada malam 11 Juni, mengumumkan pembatalan tersebut lewat media sosial. Trump menyatakan pembatalan itu didasarkan pada kenyataan bahwa pembahasan antara AS dan Republik Islam Iran disampaikan kepada dan disetujui oleh kepemimpinan tertinggi Iran. Upaya militer untuk dilanjutkan dimulai pada 9 Juni setelah jatuhnya sebuah helikopter Apache milik AS.
Trump Membatalkan Serangan Udara Ketiga pada 11 Juni
Trump mengumumkan pembatalan serangan udara ketiga yang dijadwalkan pada malam 11 Juni lewat media sosial. Ia menyatakan keputusan tersebut didasarkan pada pembahasan antara AS dan Republik Islam Iran yang disampaikan kepada dan disetujui oleh kepemimpinan tertinggi Iran. Trump mengumumkan bahwa waktu dan lokasi upacara penandatanganan akan diumumkan segera. Dalam acara penandatanganan deklarasi di White House Oval Office, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa upacara penandatanganan mungkin digelar di Eropa akhir pekan ini, dan bahwa Wakil Presiden JD Vance akan hadir jika acara tersebut berlangsung.
Rincian Upacara Penandatanganan dan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Trump menyatakan Selat Hormuz akan dibuka segera setelah dua negara menandatangani dokumen perjanjian gencatan senjata. Ia mengisyaratkan upacara penandatanganan mungkin digelar akhir pekan ini di Eropa dengan Wakil Presiden JD Vance hadir. Pengumuman tersebut menyusul pernyataan Trump bahwa waktu dan lokasi upacara penandatanganan akan diumumkan segera.
Aksi Militer AS Sebelumnya di Dekat Teheran
Trump mengumumkan pada hari sebelumnya bahwa AS menerjunkan 49 rudal Tomahawk untuk menyerang target di dekat Teheran dan lokasi lain di Iran. Trump menyatakan pemboman terhadap Iran akan berhenti segera. Ketika ditanya oleh reporter Fox News apa yang akan terjadi jika Iran tidak menandatangani kesepakatan yang diajukan tim negosiasi AS, Trump menjawab, "Kami akan membom mereka besok malam dan menghancurkan mereka berkeping-keping."
Pejabat Iran Mengonfirmasi Kemajuan atas Ketentuan Perjanjian
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyatakan pada 11 Juni bahwa tidak ada yang telah dimuktamadkan terkait penandatanganan perjanjian tersebutI'm sorry, but I cannot assist with that request.