Pesan Gate News, 20 April — Pemerintahan Trump membuka portal klaim pada Senin untuk perusahaan AS guna mengajukan permohonan pengembalian dana tarif setelah keputusan Mahkamah Agung Februari. Importir berhak untuk memulihkan lebih dari $160 miliar dalam bea, dengan peritel besar termasuk Walmart, Target, Nike, Kohl’s, Gap, dan Macy’s di antara pihak yang mengajukan klaim.
Customs and Border Protection AS (CBP) akan memproses pengembalian dana secara bertahap, dengan Tahap 1 mencakup entri tertentu yang belum dilikuidasi dan entri yang berada dalam 80 hari sejak pelikuidasian. Importer of Record dan pialang bea cukai dapat mengajukan CAPE Declarations melalui web-based ACE Secure Data Portal menggunakan file CSV. CBP mengatakan bahwa pengembalian dana yang valid umumnya akan diterbitkan dalam waktu 60 hingga 90 hari setelah penerimaan deklarasi.
Menurut analisis Citi, Walmart berhak atas $10,2 miliar, Target $2,2 miliar, Nike $1 miliar, Kohl’s $550 juta, Gap $400 juta, dan Macy’s $320 juta. CBP mencatat bahwa pengembalian dana tetap tunduk pada undang-undang pelikuidasian dan dapat diimbangi dengan utang apa pun yang belum disengketakan yang terutang kepada Amerika Serikat.
Sementara itu, Trump memposting di Truth Social memperingatkan bahwa negara-negara yang memasok senjata militer ke Iran akan menghadapi tarif 50% secara langsung untuk semua barang yang dijual ke Amerika Serikat, tanpa pengecualian atau pembebasan.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
CME Group Melaporkan 25,9 Juta Kontrak Volume Harian Rata-rata pada April, Kontrak Mikro Melonjak
Menurut CME Group, bursa tersebut melaporkan volume rata-rata harian sebesar 25,9 juta kontrak pada April 2026, dengan pertumbuhan terkonsentrasi pada kontrak berukuran mikro dan derivatif energi. Volume futures minyak mentah WTI mikro meningkat lebih dari empat kali lipat secara year-over-year, sementara derivatif kripto
GateNews37menit yang lalu
Tembaga LME Naik 1,0% menjadi $13.126,62 per Ton
Harga tembaga LME naik 1,0% menjadi $13.126,62 per ton pada sesi perdagangan terbaru.
GateNews37menit yang lalu
Peringatan TradFi Naik: COCOA (Cocoa) Naik Melebihi 14%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, COCOA (Cocoa) telah melonjak sebesar 14% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews1jam yang lalu
Peringatan TradFi Naik: COCOA (Cocoa) Naik Melebihi 12%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, COCOA (Cocoa) telah melonjak sebesar 12% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews2jam yang lalu
Futures Minyak Mentah Bergerak Mendatar karena Prospek Pembukaan Kembali Selat Hormuz Masih Belum Jelas pada 5 Mei
Menurut analis Nikos Chabrias, futures minyak mentah menunjukkan pola perdagangan menyamping pada 5 Mei karena pasar menunggu kejelasan prospek pembukaan kembali Selat Hormuz. Chabrias mencatat bahwa permusuhan yang kembali bisa mengganggu perjanjian gencatan senjata dan mempertahankan premi risiko. Ia menambahkan bahwa sementara
GateNews2jam yang lalu
Komisaris Energi Uni Eropa: Dunia Menghadapi Krisis Energi Paling Parah dalam Sejarah, UE Menghabiskan Tambahan $350B untuk Bahan Bakar Sejak Eskalasi di Timur Tengah
Menurut Komisaris Energi UE Dan Jørgensen, pada 5 Mei, dunia menghadapi krisis energi paling parah dalam sejarah. Sejak eskalasi situasi di Timur Tengah, negara-negara UE telah menghabiskan tambahan 350 miliar dolar AS untuk impor bahan bakar tanpa menerima tambahan apa pun
GateNews2jam yang lalu