Kantor Super Micro Computer Taiwan Digerebek karena Dugaan Penyelundupan Chip NVIDIA, Saham Anjlok 8,1% Semalam

Menurut CTi News, Kantor Kejaksaan Distrik Keelung Taiwan kemarin (29-30 Juni) menggerebek kantor Super Micro Computer di Taiwan dan 11 lokasi lainnya, menahan 6 orang karena dicurigai melakukan pemalsuan dokumen, pelanggaran tugas, dan perusakan barang bukti. Tiga tersangka ditahan tanpa jaminan. Investigasi menduga bahwa karyawan menyelundupkan server yang dilengkapi dengan chip AI canggih Nvidia ke China, Hong Kong, dan Makau menggunakan deklarasi ekspor palsu dan melaporkan spesifikasi yang salah. Menanggapi hal ini, Super Micro Computer menyatakan bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas Taiwan untuk melindungi teknologi canggih dan kekayaan intelektual. Saham Super Micro turun 8,1% menjadi 28,15 dolar AS pada 29 Juni setelah pengungkapan tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar