Menurut Money Today, pasar saham Korea Selatan turun selama pekan 20–24 Juli, dengan indeks KOSPI melemah 1,91% menjadi penutupan di 6.690,62. Pada Jumat, 24 Juli, indeks anjlok 5,72% dalam peristiwa yang dijuluki para trader sebagai “Black Friday”, dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran terkait profitabilitas hyperscaler. Konflik antara AS dan Iran menguat ketika pasukan Houthi menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Selat Bab al-Mandab, sehingga meningkatkan risiko geopolitik.
Kenaikan harga minyak mendorong lonjakan saham sektor energi terbarukan. SK Eternics melonjak 55,58%, disusul HD Hyundai Energy Solution sebesar 48,96% dan SK Ocean Plant sebesar 37,56%. Sebaliknya, saham semikonduktor turun setelah Alphabet melaporkan kontraksi tajam arus kas bebas akibat peningkatan belanja modal, sehingga memunculkan kekhawatiran profitabilitas. SK Hynix turun 4,51% dan Samsung Electronics turun 2,16%.