CEO SK Hynix: Kelangkaan chip memori mungkin berlanjut hingga setelah 2030 saat pelanggan menandatangani kesepakatan jangka panjang

SK Hynix-0,27%
SKHYV-0,98%

Menurut Wall Street Journal, CEO SK Hynix Guo Lu-zheng baru-baru ini menyatakan bahwa krisis kekurangan chip memori yang melanda pasar komputer, otomotif, dan elektronik konsumen dapat berlanjut melewati tahun 2030. Pernyataan tersebut disampaikan setelah perusahaan melakukan penawaran ADR di Amerika Serikat yang memecahkan rekor.

Pelanggan secara aktif mengamankan kontrak pasokan jangka panjang, yang mencerminkan keyakinan luas bahwa kekurangan tersebut akan berlangsung dalam waktu lama. Ketatnya pasokan terutama didorong oleh melonjaknya permintaan dari pembangunan pusat data untuk AI, yang kemudian merembet ke pasar PC, smartphone, dan otomotif, sehingga mendorong klien untuk mempercepat kesepakatan pasokan multi-tahun.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar