Palladium Naik 3,27% karena Tether Membeli 6 Ton Emas di Q1 2026

XAUT0,57%

Palladium muncul sebagai logam mulia berkinerja terbaik untuk sepekan dengan kenaikan 3,27%, sementara Tether membeli enam ton emas pada kuartal pertama 2026, menurut Scotia. Pembelian emas kuartal I 2026 oleh penerbit stablecoin itu lebih rendah dibanding 27 ton yang diperoleh pada kuartal keempat 2025, sehingga total kepemilikan emas Tether setara dengan 132 ton. Bank sentral terus mendorong permintaan logam mulia, dengan 45% dari 74 institusi yang disurvei menyatakan rencana untuk menambah cadangan emas pada tahun mendatang, menurut data World Gold Council dan YouGov Plc.

Palladium Memimpin Kinerja Logam Mulia Mingguan

Palladium mencatat kenaikan 3,27% untuk sepekan, mengungguli logam mulia lainnya. ETF berbasis palladium menambah 4.411 troy ounce pada sesi terbaru. Platinum menjadi logam mulia berpeforma terburuk untuk sepekan, namun tetap mencatat kenaikan 1,97%. Harga spot platinum lebih dari dua kali lipat pada 2025 karena permintaan logam mulia dan industri.

Tether Membeli Enam Ton Emas pada Kuartal Pertama 2026

Tether membeli enam ton emas pada kuartal pertama 2026, menurut Scotia. Pembelian tersebut lebih rendah daripada 27 ton yang diperoleh pada kuartal keempat 2025. Kepemilikan emas Tether setara dengan 132 ton. Dengan memasukkan token emas XAUT milik Tether sebesar 22 ton, total kepemilikan emas gabungan Tether diperkirakan 154 ton, menempatkannya di antara 20 pemegang resmi teratas, menurut Scotia.

Aya Gold & Silver Bergabung dengan ETF Penambang Emas VanEck

Aya Gold & Silver ditambahkan ke VanEck Gold Miners ETF (GDX), efektif 19 Juni. Perusahaan terus melanjutkan strateginya terkait proyek polimetalik Boumadine di Maroko bersama dengan tambang perak Zgounder yang sudah ada.

Bolivia Menyertakan 4,3 Ton dalam Program Penjualan Emas Forward

Bank sentral Bolivia menuntaskan pengiriman pertama di bawah program penjualan emas forward pada Senin, dengan memindahkan 4,3 ton emas, menurut pernyataan. Pengiriman tersebut sesuai dengan transaksi yang diatur pada Juni 2025 oleh pemerintahan sebelumnya sebagai bagian dari perjanjian yang lebih luas untuk menjual 6,6 ton emas forward guna mengumpulkan kas di tengah kekurangan mata uang asing, lapor Bloomberg.

Silvercorp Melaporkan Kenaikan 50% dalam Cadangan Mineral

Silvercorp melaporkan laporan teknis terbaru untuk Ying Mining District, yang disorot oleh kenaikan 50% pada ton cadangan mineral dan kenaikan 20% pada perak yang terkandung menjadi 106 juta troy ounce. Pembaruan ini mencakup kenaikan 90% pada ton sumber daya dengan kadar rata-rata yang lebih rendah akibat penurunan tingkat pemotongan. Perusahaan menguraikan umur tambang 17 tahun hingga 2042, dengan pertumbuhan produksi dari throughput yang lebih tinggi serta potensi kenaikan lebih lanjut dari konversi sumber daya dan eksplorasi, menurut BMO.

Bank Sentral Berencana Meningkatkan Cadangan Emas

Dalam survei terhadap 74 bank sentral, 45% mengatakan mereka berencana membeli emas pada tahun mendatang, bagian terbesar yang pernah tercatat dalam data yang dikumpulkan oleh World Gold Council dan YouGov Plc sejak 2018. Scotia memperkirakan bank sentral akan tetap menjadi pembeli bersih aktif pada 2026, dengan estimasi pembelian 650 ton.

Total Produksi Emas Global 3.817 Ton pada 2025

Produksi emas global pada 2025 mencapai 3.817 ton, naik 2,0% year-on-year menurut data World Gold Council. Pertumbuhan itu dapat dikaitkan dengan kenaikan produksi di Ghana (+32,6 ton), Rusia (+15,0 ton), dan Kanada (+10,5 ton), yang sebagian diimbangi oleh penurunan material di Indonesia (-34,4 ton), Amerika Serikat (-6,0 ton), dan Meksiko (-4,0 ton). Tiongkok tetap menjadi produsen emas global teratas dengan produksi 384 ton pada 2025.

Akuisisi Allied Gold milik Zijin Tertahan di Beijing

Akuisisi rencana Zijin atas Allied Gold senilai $4 miliar dengan pembayaran tunai penuh telah melewati regulator negara tujuan, tetapi tertahan di Beijing, tempat otoritas Tiongkok dilaporkan mempertanyakan harga dan risiko politik dari aset tersebut.

FAQ

Berapa banyak emas yang dibeli Tether pada kuartal pertama 2026?

Tether membeli enam ton emas pada kuartal pertama 2026 menurut Scotia. Ini lebih rendah dibanding 27 ton yang diperoleh perusahaan pada kuartal keempat 2025. Total kepemilikan emas Tether setara dengan 132 ton, atau 154 ton jika termasuk token emas XAUT milik perusahaan.

Berapa persentase bank sentral yang berencana meningkatkan cadangan emas?

Dalam survei terhadap 74 bank sentral yang dilakukan oleh World Gold Council dan YouGov Plc, 45% mengatakan mereka berencana membeli emas pada tahun mendatang. Ini merupakan bagian terbesar yang pernah tercatat dalam data yang dikumpulkan sejak 2018. Scotia memperkirakan bank sentral akan membeli sekitar 650 ton pada 2026.

Berapa produksi emas global pada 2025?

Produksi emas global pada 2025 mencapai 3.817 ton, yang setara dengan kenaikan 2,0% year-on-year menurut data World Gold Council. Tiongkok tetap menjadi negara produsen emas global teratas dengan produksi 384 ton pada 2025.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar