Saham Netflix dan Disney Turun Meski Pertumbuhan Streaming Terus Berlanjut

NFLX1,78%
DIS2,13%
WBD-0,65%
WFC0,22%
AMZN-0,64%
Key Takeaways
  • Saham Netflix, Disney, Warner Bros Discovery, dan Paramount turun masing-masing 24,2%, 7,6%, 4,8%, dan 25,2% selama tiga bulan hingga tanggal 24.
  • Bisnis streaming Disney melaporkan laba operasi sebesar $582 juta dengan margin operasi 10,6% pada Q2, sekaligus mencatat capaian margin dua digit pertama.
  • Saham Netflix turun sekitar 8% setelah pengumuman laba Q2 pada tanggal 16 karena kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan di masa mendatang.

Saham Netflix, Disney, Warner Bros Discovery, dan Paramount turun selama periode 3 bulan terakhir hingga tanggal 24, dengan Netflix turun 24,2%, Disney turun 7,6%, WBD turun 4,8%, dan Paramount turun 25,2% di Bursa Efek New York. Fokus Wall Street telah bergeser dari pertumbuhan pelanggan ke keuntungan atas investasi (ROI) dalam menilai bisnis streaming. Financial Times mencatat bahwa keyakinan lama bahwa kepemilikan konten dan platform distribusi sekaligus menciptakan nilai terbesar kini dipertanyakan, seiring standar persaingan platform bergeser dari akuisisi pelanggan ke metrik profitabilitas.

Wells Fargo Memproyeksikan Kenaikan Nilai Disney 40% Tanpa Disney+

Wells Fargo merilis laporan yang menyatakan nilai perusahaan Disney dapat meningkat hingga 40% jika perusahaan menghentikan operasi Disney+ dan berfokus pada produksi konten serta bisnis lisensi. Bank investasi memperkirakan Disney dapat menghasilkan lebih dari $15 miliar pendapatan tahunan dari bisnis lisensi saja pada 2028, dengan Netflix, Apple, Amazon, dan YouTube diidentifikasi sebagai calon pembeli konten Disney.

Disney+ Mencatat Marjin Operasi Dua Digit Pertama

Bisnis streaming Disney menjadi menguntungkan tahun lalu dan melaporkan laba operasi $582 juta (sekitar 851,5 miliar won) pada kuartal kedua tahun fiskal berjalan. Marjin operasi mencapai 10,6%, menandai pertama kalinya angka tersebut masuk ke dua digit. Namun, analis Wall Street lebih menyoroti keterbatasan profitabilitas struktural dari model bisnis dibandingkan pencapaian profitabilitas itu sendiri, seraya mencatat bahwa profitabilitas bisnis streaming masih lebih rendah daripada operasi produksi konten dan penjualan tradisional milik Disney.

Saham Netflix Turun 8% Setelah Laporan Keuangan Q2

Pendapatan Netflix di Q2 mencapai $12,56 miliar, naik 13% dari tahun sebelumnya, namun saham turun sekitar 8% pada perdagangan setelah jam bursa pada tanggal 16 setelah pengumuman laba, lantaran kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan di masa depan. Keputusan perusahaan untuk mengurangi pengungkapan laporan waktu menonton dari dua kali per tahun menjadi sekali per tahun mulai 2027 memperbesar kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan pengguna. Reuters menganalisis bahwa meskipun Netflix terus memberikan kinerja yang solid, investor merespons lebih sensitif terhadap tingkat pertumbuhan masa depan saat perusahaan bertransisi dari fase pertumbuhan tinggi ke tahap pertumbuhan yang stabil.

Pengadilan Federal Menangguhkan Akuisisi Paramount-WBD

Paramount, yang sedang meninjau akuisisi Warner Bros Discovery, berencana mengurangi investasi konten yang tumpang tindih dan biaya operasi platform melalui integrasi HBO Max dan Paramount Plus. Pengadilan federal menangguhkan proses akuisisi pada tanggal 20 dengan alasan potensi pembatasan persaingan, sehingga hasil transaksi masih tidak pasti.

FAQ

Q: Mengapa Wells Fargo menyarankan Disney bisa meningkatkan nilai sebesar 40% tanpa Disney+?

A: Laporan Wells Fargo menyebutkan bahwa jika Disney menghentikan operasi Disney+ dan berfokus pada produksi konten serta lisensi, perusahaan bisa menghasilkan lebih dari $15 miliar pendapatan tahunan dari bisnis lisensi saja pada 2028, dengan calon pembeli termasuk Netflix, Apple, Amazon, dan YouTube.

Q: Pencapaian profitabilitas apa yang diraih Disney+ di Q2?

A: Bisnis streaming Disney melaporkan laba operasi $582 juta pada Q2 tahun fiskal berjalan, dengan marjin operasi 10,6%, menandai pertama kalinya marjin mencapai dua digit.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar