Pasar IPO Korea Selatan mencatat 17 pencatatan pada paruh pertama, turun 59% dari rata-rata 10 tahun sebesar 27 pencatatan per periode setengah tahunan, menurut laporan oleh Oh Gwang-young, seorang peneliti di Shinhan Securities. Pasar menghimpun 1,1 triliun won Korea (KRW), turun 48,7% year-over-year, sekaligus menandai penurunan 30% dari rata-rata 1,6 triliun won KRW sejak 2016. Penurunan ini bersumber dari pedoman pemerintah baru yang melarang pencatatan ganda serta dari kinerja saham yang buruk setelah pencatatan. Pemerintah memperkenalkan perubahan regulasi untuk mengatasi praktik pencatatan ganda, yang sebelumnya memungkinkan perusahaan afiliasi mencatat secara terpisah.
Kinerja IPO Paruh Pertama Menunjukkan Penurunan Tajam
Dari 17 pencatatan pada paruh pertama, satu terjadi di pasar KOSPI dan 16 di pasar KOSDAQ. Modal 1,1 triliun won KRW yang dihimpun tersebut merupakan level terendah sejak 2016, tidak termasuk 2021 dan 2022. Oh Gwang-young mencatat dalam laporan berjudul "Tren Pasar IPO Paruh Pertama 2026 dan Prospek Paruh Kedua" bahwa pelaku pasar perlu terus memperhatikan perubahan yang muncul akibat diperkenalkannya sistem terkait IPO baru oleh pemerintah pada paruh kedua.
Analis Memprakirakan 64–68 Pencatatan Tahunan untuk Satu Tahun Penuh
Oh Gwang-young memperkirakan pencatatan IPO tahunan akan mencapai 64 hingga 68 perusahaan, yang setara dengan kenaikan 1% hingga 7 poin persentase dibanding rata-rata tahunan 63 pencatatan pada 2011–2020. Peneliti tersebut menyatakan bahwa pelaku pasar akan beradaptasi secara bertahap dengan sistem baru mulai paruh kedua, ketika regulasi diterapkan secara resmi, dan akan secara aktif mengejar IPO setelah mengamati kemajuan penerapan sistem baru. Ia menambahkan bahwa jika beberapa afiliasi grup large-cap tertentu yang menarik minat investor tinggi melanjutkan pencatatan dengan mengikuti prosedur ini, mereka akan mendapat perhatian yang lebih besar lagi, meskipun periode adaptasi yang cukup diperlukan mengingat kebaruan sistem tersebut.
Duksan Neocores Mengajukan Laporan Sekuritas Menjelang Perkiraan Permintaan September
Duksan Neocores (perusahaan induk: Duksan Hi-Metal) mengajukan laporan sekuritas dan dijadwalkan melakukan perkiraan permintaan yang menargetkan investor institusional dari 8 September hingga 14 September. DTS (perusahaan induk: Dasan Networks) juga bersiap untuk pencatatan. Oh Gwang-young menjelaskan bahwa beberapa perusahaan unicorn yang menarik minat investor tinggi memiliki kemungkinan pencatatan, dengan secara spesifik mengidentifikasi kedua perusahaan ini sebagai sedang dalam persiapan. Ia menyatakan bahwa jika perusahaan-perusahaan ini berhasil mencatat dan masuk ke pasar, beberapa saham large-cap yang mempertimbangkan pencatatan kemungkinan besar akan kembali menjalani prosedur pencatatan kapan saja. Peneliti tersebut mencatat bahwa ini merupakan poin yang perlu diperhatikan, karena dapat menghasilkan nilai penawaran jauh melampaui perkiraan.
FAQ
Apa yang menyebabkan penurunan pasar IPO Korea Selatan pada paruh pertama?
Penurunan tersebut disebabkan pedoman pemerintah baru yang melarang pencatatan ganda serta kinerja saham yang buruk setelah pencatatan. Pasar mencatat 17 pencatatan dibanding rata-rata 10 tahun sebesar 27 pencatatan per periode paruh tahunan.
Kapan Duksan Neocores dijadwalkan melakukan perkiraan permintaan?
Duksan Neocores dijadwalkan melakukan perkiraan permintaan yang menargetkan investor institusional dari 8 September hingga 14 September, setelah pengajuan laporan sekuritas.