CEO Keuangan Korea Rencanakan Kunjungan ke Tokyo untuk Mempelajari Program Value-Up Saham Jepang

Key Takeaways
  • Hwang Seong-yeop akan memimpin sekitar sepuluh CEO keuangan Korea ke Tokyo pada November untuk mempelajari program value-up Jepang.
  • Program value-up Jepang, yang diterapkan pada 2023, meningkatkan rasio nilai TOPIX terhadap nilai buku (price-to-book) dan secara signifikan memperkuat nilai bagi pemegang saham.
  • Delegasi tersebut berencana untuk bertemu dengan Japan Securities Association dan mengunjungi perusahaan inovasi semikonduktor Jepang.

Hwang Seong-yeop, Ketua Financial Investment Association, akan memimpin delegasi CEO perusahaan sekuritas dan manajemen aset Korea ke Tokyo pada bulan November. Kelompok ini akan mempelajari program value-up Jepang serta inovasi di pasar saham. Sekitar 10 CEO telah mengonfirmasi partisipasi, menandai delegasi luar negeri kedua sejak penunjukan Hwang setelah perjalanan April ke Tiongkok dan Singapura. Inisiatif ini menanggapi indeks KOSPI Korea yang mencatat kenaikan tertinggi di antara indeks saham global utama tahun ini, sementara para pemimpin industri mencari strategi untuk mempertahankan keterlibatan investor jangka panjang dan mendorong kemajuan pasar modal domestik melalui kebijakan value-up perusahaan Jepang yang diluncurkan pada 2023.

Delegasi Finansial Korea ke Tokyo untuk Mempelajari Program Value-Up Jepang

Kunjungan Tokyo pada November akan berfokus pada program value-up Jepang sebagai topik studi utama, menurut sumber pada 26 Mei. Jepang menerapkan program value-up pada 2023 untuk menaikkan price-to-book ratio (PBR) indeks TOPIX dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, sehingga sekaligus memperbaiki kredibilitas pasar saham. Korea telah mengadopsi kebijakan pengembalian kepada pemegang saham yang serupa, yang mewajibkan perusahaan tercatat untuk memperkuat keterbukaan melalui program value-up, meski pengamat industri menilai perlunya aktivasi yang lebih besar dibanding tingkat penerapan saat ini. Delegasi berencana menemui Japan Securities Association untuk memperkenalkan tantangan value-up Korea dan membahas latar belakang kenaikan pasar saham Jepang serta signifikansi kebijakan value-up.

Sistem Investasi NISA Bebas Pajak Mendapat Perhatian Industri

Sistem investasi kecil bebas pajak Jepang (NISA) akan menjadi topik pembahasan kunci lainnya selama kunjungan. Sistem baru yang direformasi, “New NISA”, membebaskan pajak atas capital gain dan dividen dari saham atau dana yang dibeli melalui akun khusus, sekaligus mendapat pengakuan karena secara signifikan memperluas investasi saham di kalangan generasi muda Jepang. Delegasi akan menelaah bagaimana NISA berkontribusi pada pertumbuhan partisipasi investor ritel di ekuitas Jepang.

Perusahaan Inovasi Semikonduktor yang Dikunjungi Masih Ditimbang

CEO sedang meninjau rencana perjalanan untuk melakukan kunjungan langsung ke perusahaan semikonduktor Jepang dan perusahaan inovasi lainnya, karena saham semikonduktor berbasis artificial intelligence (AI) telah mendorong kinerja pasar saham Jepang. Pertimbangan ini mencerminkan meningkatnya jumlah investor ritel Korea di saham Jepang (disebut “Ilhakgaemi”), sehingga menciptakan permintaan untuk produk investasi baru yang menargetkan pasar Jepang. Financial Investment Association menyelenggarakan delegasi NPK tahunan bagi perusahaan anggota untuk mendukung analisis tren global dan peluang penemuan investasi, dengan CEO yang berpartisipasi masuk dalam kerangka delegasi NPK.

FAQ

Apa yang akan dipelajari CEO keuangan Korea selama kunjungan Tokyo pada November?
Delegasi yang dipimpin Ketua Financial Investment Association Hwang Seong-yeop akan mempelajari program value-up Jepang yang diterapkan pada 2023 untuk menaikkan PBR TOPIX dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, sistem investasi NISA bebas pajak yang memperluas partisipasi investor ritel, serta kunjungan ke perusahaan inovasi semikonduktor yang mendorong kinerja pasar saham Jepang.

Mengapa pemimpin keuangan Korea berkunjung ke Jepang pada November?
Kunjungan ini menanggapi indeks KOSPI Korea yang mencatat kenaikan tertinggi di antara indeks saham global utama tahun ini, dengan para pemimpin industri yang berupaya mengembangkan strategi untuk menjaga keterlibatan investor jangka panjang serta solusi bagi kemajuan pasar modal melalui telaah kebijakan value-up perusahaan Jepang dan mekanisme perluasan investasi ritel.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar