K-Bank memperpanjang penangguhan pembukaan rekening minus baru hingga 31 Agustus, sehingga langkah yang semula dijadwalkan berakhir pada 31 Juli ditambah durasinya. Perpanjangan ini mencerminkan upaya untuk mematuhi target kuota pinjaman rumah tangga dari otoritas keuangan untuk tahun ini. Bank-bank di seluruh Korea Selatan menerapkan berbagai langkah pengencangan kredit, termasuk penangguhan pembukaan rekening baru, pengelolaan batas harian dan bulanan, serta penurunan plafon pinjaman sebagai pengawasan regulator yang makin ketat terhadap pertumbuhan kredit konsumen.
Seorang pejabat K-Bank menyatakan periode penangguhan penjualan diperpanjang satu bulan untuk memastikan pengelolaan pinjaman rumah tangga yang stabil. Bank mempertimbangkan perpanjangan lebih lanjut berdasarkan apakah batas kuota pinjaman kredit bulanan terlampaui. Jika diterapkan, hal ini akan membuat pembukaan rekening minus baru melalui K-Bank tidak mungkin sepanjang kuartal ketiga (Juli–September).
Otoritas Keuangan Memantau Pertumbuhan Rekening Minus Bank Internet
Otoritas keuangan tengah mencermati level pertumbuhan rekening minus di tiga bank internet: Kakao Bank, K-Bank, dan Toss Bank. Bank internet memiliki pengguna aktif bulanan (MAU) yang relatif lebih tinggi di aplikasinya dibanding bank tradisional, sehingga lebih mudah diakses dan berpotensi mempercepat pertumbuhan pinjaman berbasis batas.
Kakao Bank menerapkan pengelolaan kuota harian, dengan total batas harian yang ditetapkan pada jumlah tetap. Ini pada praktiknya membuat pembukaan rekening minus tidak mungkin dilakukan tanpa upaya “open run” dini hari. Seiring bank internet membatasi akses, permintaan bergeser ke bank-bank tradisional, mendorong lima bank komersial besar (KB Kookmin, Shinhan, Hana, Woori, NH Nonghyup) menerapkan langkah pengelolaan yang bersifat antisipatif.
Shinhan Bank, yang sebelumnya belum menerapkan pembatasan batas akun baru, memutuskan untuk menurunkan limit menjadi 50 juta won mulai bulan depan.
Simpanan Giro Turun 41 Triliun Won Hingga 23 Juli
Simpanan giro lima bank besar turun 41,0342 triliun won dari akhir bulan sebelumnya hingga 23 Juli bulan ini. Angka ini mencerminkan penurunan dua kali lipat dibanding yang tercatat pada Januari (penurunan 22,4704 triliun won), yang merupakan penurunan terbesar tahun ini. Pola penarikan mengikuti penurunan terbaru di pasar saham saat investor mencari peluang membeli pada harga yang lebih rendah.
Permintaan investasi biasanya menyebar dengan menarik dana dari simpanan giro dan memanfaatkan pinjaman berbasis batas. Rekening minus dan pinjaman kredit lainnya telah menjadi target pergerakan dana berikutnya ketika aktivitas pembelian saham menguat.
Tingkat Pemanfaatan Rekening Minus Mencapai 45 Persen
Saldo rekening minus lima bank besar meningkat 652,6 miliar won hingga 23 Juli bulan ini, mencapai 43,9338 triliun won. Ini berarti kenaikan lebih dari 4 triliun won dibanding 39,8566 triliun won pada akhir kuartal pertama. Level saat ini merupakan yang tertinggi sejak Oktober 2022 (43,6609 triliun won) jika dibandingkan dengan saldo akhir bulan secara historis.
Tingkat pemanfaatan—dihitung dengan membagi jumlah yang digunakan dengan pengaturan batas maksimum—rata-rata 44 persen bulan lalu dan naik di atas 45 persen bulan ini, mendekati ambang 50 persen. Ini mewakili kenaikan 10 poin persentase dibanding tingkat pemanfaatan yang lazim pada kisaran pertengahan 30 persen.
Seorang pejabat industri keuangan berkomentar bahwa keputusan K-Bank untuk memperpanjang penangguhan selama satu bulan lagi menandakan bank tersebut kemungkinan akan menghentikan operasinya sepanjang kuartal ketiga. Pejabat tersebut menambahkan bahwa hal ini menunjukkan komitmen yang bersifat deklaratif untuk mematuhi tanpa syarat target pengelolaan kuota otoritas pada tahun ini, sehingga memaksa bank-bank lain untuk menerapkan langkah pengelolaan batas harian dan bulanan juga.
FAQ
Apa yang diumumkan K-Bank pada 28 Juli?
K-Bank mengumumkan akan memperpanjang penangguhan pembukaan rekening minus baru hingga 31 Agustus, yakni satu bulan lebih lama dari tanggal akhir semula 31 Juli. Bank menyebut kebutuhan untuk pengelolaan pinjaman rumah tangga yang stabil guna mematuhi target kuota otoritas keuangan.
Mengapa bank-bank Korea Selatan mengencarkan akses rekening minus?
Bank menerapkan langkah pengencangan untuk mematuhi peraturan kuota pinjaman rumah tangga dari otoritas keuangan untuk tahun ini. Langkah tersebut mencakup penangguhan pembukaan rekening baru, pengelolaan batas harian dan bulanan, serta pengurangan plafon pinjaman baru saat pengawasan regulator atas pertumbuhan kredit konsumen makin intens.
Seberapa besar simpanan giro turun di bank-bank besar Korea Selatan bulan ini?
Simpanan giro lima bank besar turun 41,0342 triliun won dari akhir bulan sebelumnya hingga 23 Juli. Ini dua kali lipat penurunan 22,4704 triliun won yang tercatat pada Januari, yang merupakan penurunan terbesar pada awal tahun ini.