Menurut pernyataan Houthi yang dirilis pada 25 Juli, kelompok Yaman itu melakukan dua operasi militer terhadap fasilitas Saudi Aramco. Operasi pertama menargetkan “fasilitas sensitif” perusahaan di Jizan dengan puluhan rudal balistik dan drone. Operasi kedua menyerang fasilitas di Yanbu menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.
Houthi mengatakan kedua operasi itu “berhasil mencapai tujuan yang dimaksudkan” dengan “tepat sasaran dan mengenai langsung secara presisi.” Kelompok tersebut mengutip serangan udara Saudi terhadap Kota Hodeidah, pelabuhannya, dan Pulau Kamaran sebagai pemicu, serta menyatakan bahwa pihaknya dapat meningkatkan tindakan lebih lanjut dalam beberapa jam dan hari mendatang.