Saham Intel Mengungguli Ekspektasi Laba saat Analis Wall Street Memperdebatkan Pemulihan

INTC-7,90%
NVDA-0,83%
AMD-3,29%
AVGO-2,79%
TSM-2,86%
Key Takeaways
  • Laba per saham Intel melampaui perkiraan sebesar 2x, dan pendapatan melampaui estimasi sebesar 25%.
  • Penjualan CPU server Intel tumbuh 59%, menjadi laju pertumbuhan tertinggi dalam 15 tahun, didorong oleh permintaan server untuk AI.
  • Bank of America menaikkan target harga tertinggi Intel menjadi $160 dengan rekomendasi beli setelah laporan pendapatan.

Intel melaporkan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar, dengan laba per saham (EPS) mengungguli perkiraan sebesar 2x dan pendapatan melampaui estimasi sebesar 25%. Hasil ini muncul saat permintaan server AI mendorong peningkatan pesanan untuk CPU server Intel, yang naik 59%—tingkat pertumbuhan tertinggi dalam 15 tahun. Meski performa kuat, analis Wall Street masih terpecah apakah ini menandai pemulihan yang berkelanjutan atau hanya awal dari rangkaian tantangan yang lebih panjang bagi ambisi fabrikasi chip (foundry) dan rencana ekspansi yang padat modal dari produsen chip tersebut.

Goldman Sachs Naikkan Target Intel ke $150 Sambil Mempertahankan Rating Netral

Goldman Sachs menaikkan target harga saham Intel menjadi $150 sambil mempertahankan rating investasi netral. Perusahaan mengakui hasil laba yang positif, namun tidak sampai mengeluarkan rekomendasi beli. Analis Goldman Sachs mencatat bahwa adopsi AI agenik mendorong meningkatnya permintaan untuk CPU server dan bahwa bisnis advanced packaging Intel terus menunjukkan momentum positif. Perusahaan mengidentifikasi kepemilikan Intel atas fasilitas manufaktur semikonduktor berbasis AS yang mutakhir sebagai keunggulan kompetitif jangka panjang. Namun, Goldman Sachs menyatakan bahwa para pesaing termasuk NVIDIA, AMD, dan Broadcom menawarkan "pertumbuhan pendapatan yang lebih terlihat dan risiko investasi yang lebih rendah" dibanding Intel.

JPMorgan Mempertahankan Rating Underweight Meski Naikkan Target ke $85

JPMorgan mempertahankan rating underweight pada saham Intel sambil menaikkan target harga dari $45 menjadi $85—masih di bawah harga saham Intel saat ini sekitar $90. Perusahaan menyampaikan pandangan positif terhadap belanja modal dan strategi investasi agresif Intel yang selaras dengan ekspansi permintaan AI. Namun, JPMorgan menaikkan kekhawatiran terkait bisnis foundry, dengan menyoroti bahwa Intel tidak memiliki kontrak yang dikonfirmasi dari pelanggan eksternal besar meski telah membangun kapasitas manufaktur untuk bersaing dengan TSMC. Perusahaan mempertanyakan apakah pelanggan skala besar telah membuat komitmen pasti untuk menggunakan layanan foundry Intel.

Bank of America Tetapkan Target $160 dengan Rating Buy untuk Pemulihan Server AI

Bank of America mengeluarkan target harga tertinggi di antara bank investasi besar di $160 dan menegaskan kembali rating buy untuk saham Intel. Analis BofA menyatakan bahwa hasil laba mengonfirmasi perubahan mendasar dalam struktur bisnis Intel. Perusahaan menafsirkan kemajuan bisnis foundry secara positif, dengan menyebut bahwa pembicaraan dengan calon pelanggan eksternal telah bergerak dari tahap kemungkinan menjadi tahap investasi serta persiapan produksi yang nyata. BofA menyoroti bahwa pendapatan CPU server Intel naik 59%—tingkat pertumbuhan tertinggi dalam 15 tahun—sebagai bukti bahwa Intel kembali mendapatkan kehadiran di pasar server AI. Perusahaan menyatakan kekhawatiran terkait pendanaan untuk belanja modal besar dapat diatasi melalui penjualan aset non-inti.

Bernstein Keluarkan Target $110 di Tengah Kekhawatiran Pembiayaan Ekuitas

Bernstein mempertahankan rating netral untuk saham Intel dengan target harga $110. Perusahaan memberikan pujian sekaligus kekhawatiran, dengan mencatat bahwa Intel tampil lebih baik daripada yang diharapkan di pasar. Bernstein menilai positif penjualan chip server yang kuat serta kemajuan pada proses manufaktur 18A dan 14A tingkat lanjut yang menarik kemitraan perusahaan eksternal. Namun, perusahaan mengidentifikasi dua faktor risiko: potensi perlambatan di pasar PC yang selama ini menjadi sumber pendapatan andalan, dan ketidakpastian biaya untuk pembangunan pabrik skala besar. Bernstein secara spesifik menyebutkan bahwa selama konferensi panggilan pendapatan, manajemen Intel tidak secara tegas menutup kemungkinan pembiayaan ekuitas untuk memenuhi kebutuhan pendanaan di masa depan. Temuan ini membuat saham Intel mengembalikan sebagian kenaikannya pada perdagangan setelah jam bursa.

FAQ

Apa hasil pendapatan terbaru Intel?
Intel melaporkan laba per saham (EPS) yang mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 2x dan pendapatan yang melampaui proyeksi sebesar 25%. Penjualan CPU server perusahaan naik 59%, menandai tingkat pertumbuhan tertinggi dalam 15 tahun.

Target harga apa yang ditetapkan analis Wall Street untuk saham Intel?
Bank of America menetapkan target tertinggi di $160 dengan rating buy, Goldman Sachs menaikkan target menjadi $150 dengan rating netral, Bernstein menetapkan target $110 dengan rating netral, dan JPMorgan menaikkan target menjadi $85 sambil mempertahankan rating underweight.

Mengapa JPMorgan mempertahankan rating underweight pada saham Intel meski menaikkan target harga?
JPMorgan menyatakan kekhawatiran bahwa bisnis foundry Intel tidak memiliki kontrak yang dikonfirmasi dari pelanggan eksternal besar meski telah membangun kapasitas manufaktur untuk bersaing dengan TSMC, sehingga mempertanyakan apakah perusahaan telah memperoleh komitmen pasti dari pelanggan skala besar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar