Pesan Gate News, 27 April — Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak kuartal keempat pada 26 April, dengan alasan ketatnya pasokan di Timur Tengah. Kini bank tersebut memperkirakan patokan Brent untuk minyak mentah (London) akan mencapai $90 per barel dan patokan WTI untuk minyak mentah (patokan A.S.) akan mencapai $83 per barel, naik dari perkiraan sebelumnya.
Menurut tim analis Goldman Sachs, produksi minyak mentah di Timur Tengah telah menurun sebesar 14,5 juta barel per hari, sehingga persediaan minyak mentah global turun dengan laju rekor 11 juta hingga 12 juta barel per hari pada bulan April. Bank tersebut menyoroti risiko kenaikan harga minyak, dengan mengutip harga produk olahan yang sangat tinggi serta risiko kekurangan pasokan.
Goldman Sachs memperingatkan bahwa “risiko ekonomi lebih besar daripada yang disarankan oleh skenario dasar kami” karena skala kejutan pasokan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bank tersebut menekankan risiko dari tekanan kenaikan bersih pada harga minyak mentah, harga produk olahan yang lebih tinggi, serta kemungkinan gangguan pasokan.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Bitcoin turun ke 81 ribu dolar AS, pejabat The Fed tidak menutup kemungkinan “kenaikan suku bunga lagi”
Berdasarkan pernyataan publik beberapa pejabat Federal Reserve pada 7 Mei 2026, beberapa pejabat The Fed memperingatkan bahwa risiko inflasi di AS kembali meningkat, dan suku bunga berpotensi tetap berada di level tinggi dalam waktu lebih lama, serta tidak menutup kemungkinan akan adanya kenaikan suku bunga lagi; setelah Bitcoin (BTC) sempat menembus 82.000 dolar AS pada hari Rabu dan mencetak rekor tertinggi tiga bulan, pada hari Kamis harga turun kembali ke kisaran 81.000 dolar AS.
MarketWhisper3jam yang lalu
Indeks Dolar AS Turun 0,43% ke 98,017 pada 6 Mei
Berdasarkan data bursa Gate, Indeks Dolar AS turun 0,43% pada 6 Mei, ditutup di 98,017. Euro menguat menjadi 1,1748 per dolar dari 1,17, sementara pound sterling naik menjadi 1,3593 per dolar dari 1,3551.
GateNews7jam yang lalu
Dow Jones Ditutup Menguat 612,34 Poin pada 6 Mei; S&P 500 dan Nasdaq Mencapai Rekor Tertinggi Baru
Berdasarkan ChainCatcher yang mengutip data pasar Gate, pada 6 Mei (Rabu), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 612,34 poin, menguat 1,24% menjadi 49.910,59. Indeks S&P 500 naik 105,86 poin atau 1,46% menjadi 7.365,08. Indeks Nasdaq Composite melesat 512,82 poin, menguat 2,02% menjadi 25.838,94.
GateNews8jam yang lalu
Peringatan TradFi Turun: USDKRW (US Dollar vs South Korean won) Turun Melebihi 2%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDKRW (US Dollar vs South Korean won) telah turun sebesar 2% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews10jam yang lalu