FAA Memilih Air Space Intelligence untuk Mengembangkan Alat Manajemen Lalu Lintas Udara Berbasis AI

Air Space Intelligence memenangkan kontrak dengan Federal Aviation Administration (FAA) AS untuk menyediakan teknologi kecerdasan buatan bagi manajemen lalu lintas penerbangan. Perusahaan mengembangkan dua alat AI untuk FAA: satu untuk perencanaan lintasan penerbangan dan satu lagi untuk mengidentifikasi area kemacetan serta menyarankan solusi kepada pengendali lalu lintas udara. Menurut pemerintah AS, sistem baru diperkirakan dapat mengurangi keterlambatan penerbangan, meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, dan menambah kapasitas ruang udara, dengan pekerjaan transisi ditargetkan selesai pada akhir 2028.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar