Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyita akun komputasi awan yang digunakan oleh anak perusahaan Huione Group yang berbasis di Kamboja, dengan tuduhan bahwa infrastruktur tersebut mendukung operasi pencucian uang cryptocurrency skala besar. Akun tersebut diduga menjadi tempat layanan backend yang memfasilitasi transfer hasil penipuan investasi, penipuan siber, dan kejahatan lainnya melintasi jaringan blockchain ke dalam sistem perbankan yang sah. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas dari DOJ untuk mengganggu infrastruktur keuangan yang mendukung para pelaku kejahatan siber.
Huione Guarantee Mengoperasikan Saluran Telegram dan Layanan Escrow
Huione Guarantee diduga mengoperasikan saluran Telegram yang berisi diskusi tentang produk dan layanan ilegal, termasuk penjualan informasi kartu kredit dan identitas curian, hasil pencurian melalui malware, pengadaan individu untuk skema perdagangan manusia, dan bantuan dalam mencuci hasil dari penipuan asmara dan investasi. Platform tersebut menyediakan layanan escrow bagi para pelaku kejahatan yang bertransaksi di sistemnya untuk memfasilitasi transaksi, termasuk para pencuci uang yang mencuci cryptocurrency. DOJ menuduh Huione Guarantee memfasilitasi pergerakan dana dalam jumlah besar yang dicuri oleh pusat penipuan Asia Tenggara.
FBI Melaporkan Kerugian Akibat Kejahatan Siber Sebesar 20 Miliar Dolar AS
FBI melaporkan bahwa warga Amerika melaporkan kerugian lebih dari 20 miliar dolar AS akibat kejahatan siber tahun lalu, yang merupakan peningkatan sebesar 26% dalam satu tahun.
Tanya Jawab
Apa yang disita DOJ dari Huione Group?
DOJ menyita akun komputasi awan yang digunakan oleh anak perusahaan Huione Group yang berbasis di Kamboja yang diduga menjadi tempat infrastruktur backend untuk layanan pencucian uang cryptocurrency.
Layanan apa yang diduga disediakan oleh Huione Guarantee?
Huione Guarantee diduga mengoperasikan saluran Telegram yang membahas produk dan layanan ilegal dan menyediakan layanan escrow bagi para pelaku kejahatan, memfasilitasi pergerakan dana yang dicuri oleh pusat penipuan Asia Tenggara.