Ekspor Minyak Olahan China Turun ke 3,119 Juta Ton pada April

GateNews

Menurut Bea Cukai China, ekspor minyak olahan negara itu turun menjadi 3,119 juta ton pada bulan April, dari 4,601 juta ton pada bulan Maret.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Minyak Mentah WTI Turun ke $86 per Barel pada Selasa di Tengah Pembicaraan Gencatan Senjata Iran-AS

Futures minyak mentah WTI turun hingga sekitar $86 per barel pada Selasa, mundur dari kenaikan pada hari perdagangan sebelumnya, setelah Iran memberi sinyal kesediaan untuk melanjutkan negosiasi dengan AS di Islamabad sebelum perjanjian gencatan senjata dua pekan saat ini berakhir. Perubahan ini menandai pergeseran dari sikap Teheran sebelumnya yang menolak pembicaraan damai tambahan. Presiden Trump menyatakan ia kemungkinan tidak akan memperpanjang gencatan senjata yang ada jika tidak ada kesep

GateNews49menit yang lalu

Brent Crude Turun ke $98 per Barrel pada Jumat Saat Trump Mengumumkan Ketentuan Kesepakatan Iran

Berjangka minyak mentah Brent turun ke sekitar $98 per barel pada Jumat, 9 Mei, setelah Presiden AS Trump menyampaikan optimisme terkait potensi kesepakatan untuk mengakhiri konflik Iran. Trump mengatakan bahwa Teheran telah menerima syarat, termasuk meninggalkan rencana senjata nuklir, menyediakan “free oil,” dan membuka kembali Selat Hormuz, meski otoritas Iran belum mengonfirmasi klaim tersebut. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi kesepakatan gencatan senjata terpisah sela

GateNews50menit yang lalu

Futures Minyak Sawit Malaysia Tetap Di Bawah 4.500 Ringgit, Memperpanjang Penurunan Lima Minggu

Futures kelapa sawit Malaysia tetap di bawah 4.500 ringgit per ton pada 9 Mei, melanjutkan penurunan terbaru dan bergerak di dekat level terendah dalam lima minggu. Menguatnya nilai ringgit dan pelemahan pada harga minyak nabati lainnya menekan kelapa sawit, sementara penurunan minyak mentah lebih lanjut membebani pasar karena prospek untuk

GateNews50menit yang lalu

Futures Gasoline AS Turun di Bawah $3,60 saat Ketegangan Timur Tengah Mereda

Menurut laporan, futures bensin AS turun di bawah $3,60 per galon pada 24 April karena pasar memperkirakan meredanya ketegangan di Timur Tengah. Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian sementara upaya yang mengarahkan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz, sehingga memberi ruang untuk perundingan terakhir dengan Iran yang bertujuan mengakhiri konflik, sambil tetap mempertahankan blokade pada pelabuhan-pelabuhan Iran. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa perjanjian gencatan

GateNews50menit yang lalu

Jepang Mulai Melepaskan Cadangan Minyak Nasional Tambahan pada 1 Mei, Setara dengan Pasokan 20 Hari

Menurut CCTV News, pemerintah Jepang mulai melepas tambahan cadangan minyak nasional dari sebuah pangkalan petroleum di Prefektur Ibaraki pada 1 Mei sebagai respons terhadap penurunan impor minyak mentah akibat ketegangan di Timur Tengah. Langkah ini menyusul pelepasan cadangan awal yang diumumkan pada akhir Maret dan pernyataan Perdana Menteri Sanae Takagi pada April yang berjanji untuk melepas cadangan senilai sekitar 20 hari konsumsi nasional.

GateNews50menit yang lalu

Futures Gas Alam Eropa Turun Hampir 2% karena Ketegangan di Selat Hormuz Mengganggu Pasokan LNG

Pada hari Selasa, futures gas alam Eropa turun hampir 2% menjadi di bawah €40 per megawatt-jam di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Para trader memantau ketat putaran kedua pembicaraan damai AS-Iran, dengan Iran menyiapkan untuk mengirim delegasi setelah awalnya menolak berpartisipasi. Namun, prospeknya tetap tidak pasti karena Presiden Trump menyatakan perjanjian gencatan senjata dua pekan yang akan berakhir pada Rabu kemungkinan besar tidak akan diperpanjang, serta menegaskan Selat Ho

GateNews50menit yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar