Menurut laporan media asing, futures minyak sawit BMD Malaysia turun pada Selasa, membalikkan kenaikan hari sebelumnya. Analis dari CGS International dan CIMB Securities memperkirakan harga minyak sawit akan tetap tinggi, dengan alasan kekhawatiran potensi kekencangan pasokan pada beberapa bulan mendatang di tengah permintaan yang terus berlanjut. Pertumbuhan produksi April terlihat bersifat musiman, sementara gangguan terkait cuaca terus menimbulkan risiko. Harga crude palm oil diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 karena kendala pasokan yang bersifat struktural dan permintaan biodiesel yang kuat, dengan perkiraan harga rata-rata tahunan sebesar 4.400 ringgit Malaysia per ton.
Related News
XRP Menguji Resistensi Saat Analis Mengatakan Struktur Masih Kokoh
MARA Holdings membukukan rugi bersih Q1 sebesar 1,3 miliar dolar AS, harga saham turun 3,44% pada perdagangan setelah jam bursa
XRP Bertahan pada Dukungan Utama saat Arus Masuk ETF Mengimbangi Kelemahan Pasar