Bitcoin jatuh ke level terendah intraday $65.301 pada Selasa, meski Memorandum of Understanding (MoU) AS-Iran mengangkat sentimen pasar tradisional. Kripto itu turun sekitar 1,4% nilainya, menurunkan kapitalisasi pasarnya menjadi $1,32 triliun, serta memicu likuidasi derivatif senilai $81 juta dalam jangka waktu 24 jam. Penurunan ini terjadi saat indeks ekuitas global dan pasar minyak merespons positif pengumuman gencatan geopolitik, dengan Brent turun di bawah $80 per barel.
Bitcoin diperdagangkan lebih rendah pada Selasa, bahkan ketika pasar global terus merespons positif pengumuman MoU AS-Iran. Tak lama setelah menembus $67.000, bitcoin bergerak menurun hingga mencapai tepat di bawah $65.700. Kripto kemudian memantul dan hampir menguji ambang $67.000, tetapi kenaikannya tidak bertahan lama saat harga anjlok ke level terendah intraday $65.301.
Pada pukul 2:30 p.m. EST, bitcoin diperdagangkan tepat di bawah $65.919 setelah reli kedua menghadapi tembok tepat setelah menyentuh $66.148. Dengan penurunan ini, bitcoin melepas sekitar 1,4% nilainya, menurunkan kapitalisasi pasarnya menjadi $1,32 triliun. Pergerakan harga tersebut juga memicu likuidasi $61 juta untuk posisi long dan hampir $20 juta untuk posisi short dalam jangka waktu 24 jam.
Kinerja kripto teratas itu meniru ekonomi aset digital yang lebih luas, yang kapitalisasi pasarnya juga turun 1,4%.
Perusahaan analitik blockchain Santiment berpendapat MoU dapat berfungsi sebagai katalis jangka panjang, bukan sekadar dorongan sentimen sesaat. Perusahaan itu mencatat bahwa periode stabilisasi geopolitik secara historis bertepatan dengan penurunan premi risiko, sehingga memicu reallocasi sistematis dari aset defensif ke investasi yang lebih berisiko.
Dalam kerangka ini, bitcoin sering menjadi penerima utama likuiditas yang kembali karena pasar derivatifnya yang dalam, aksesibilitas global, dan sensitivitas terhadap perubahan makro dalam selera risiko investor. Santiment menyarankan bahwa jika bantuan geopolitik berlanjut, rotasi kapital yang terjadi dapat menopang pasar bullish yang lebih tahan lama, bukan sekadar reaksi harga sementara.
Indeks ekuitas Asia dan Eropa, yang melonjak setelah pengumuman MoU, bergerak mendatar, dengan Kospi Korea Selatan menjadi satu-satunya indeks yang mengalami kenaikan lebih dari 1%. Sementara itu, harga minyak global terus melemah, dengan Brent turun di bawah $80 per barel, level terendah dalam beberapa minggu.
Meski detail MoU masih samar, Presiden Donald Trump dan pejabat senior pemerintahan menyuarakan optimisme bahwa perjanjian itu akan mengakhiri konflik dan memungkinkan kembalinya lalu lintas normal di Selat Hormuz. Membuka selat itu akan memungkinkan kapal-kapal yang terjebak di Teluk Persia untuk akhirnya memindahkan minyak ke pasar global, langkah yang berpotensi membuat harga bahkan lebih rendah.
Apa yang terjadi pada Bitcoin pada Selasa setelah pengumuman MoU AS-Iran? Bitcoin jatuh ke level terendah intraday $65.301 pada Selasa, meski MoU AS-Iran mengangkat sentimen pasar tradisional. Kripto itu turun sekitar 1,4% nilainya, menurunkan kapitalisasi pasarnya menjadi $1,32 triliun.
Berapa banyak yang dilikuidasi pada derivatif Bitcoin dalam jangka waktu 24 jam? Pergerakan harga memicu likuidasi $61 juta untuk posisi long dan hampir $20 juta untuk posisi short dalam jangka waktu 24 jam, total $81 juta dalam likuidasi derivatif.
Apa prediksi Santiment tentang Bitcoin setelah gencatan geopolitik? Santiment berpendapat MoU bisa berfungsi sebagai katalis jangka panjang, sehingga jika bantuan geopolitik berlanjut, rotasi kapital yang terjadi dapat mendukung pasar bullish yang lebih tahan lama, bukan reaksi harga sesaat.
Berita Terkait
Kesulitan Penambangan Bitcoin Turun 10,09% ke Level Terendah Sejak Juli 2025
Zona Resistensi Bitcoin Membuat Para Trader Tetap Mengawasi Potensi Terobosan
Zona Resistance Bitcoin Membuat Trader Tetap Mengawasi Potensi Terobosan
Bitcoin Diperdagangkan pada $64.549 dengan MACD Positif dan 11 MA Bersifat Bearish pada 14 Juni