Presiden Trump mengatakan dia siap menandatangani Undang-Undang Struktur dan Kejelasan Pasar Kripto, menetapkan aturan federal untuk pasar dan bursa kripto.
Presiden Donald Trump telah menyatakan bahwa dia siap menandatangani Undang-Undang Struktur dan Kejelasan Pasar Kripto menjadi undang-undang.
Pernyataan ini telah memperbarui perhatian terhadap kebijakan kripto federal, saat pembuat undang-undang dan pelaku pasar memantau kemajuan regulasi yang telah lama ditunggu-tunggu.
Presiden Trump mengonfirmasi kesiapan dirinya untuk menyetujui Undang-Undang Struktur dan Kejelasan Pasar Kripto setelah sampai di mejanya.
Komentar ini muncul saat Kongres terus membahas cakupan dan struktur pengawasan kripto.
🇺🇸 PRESIDEN TRUMP BERKATA DIA SIAP MENANDATANGANI UNDANG-UNDANG STRUKTUR DAN KEJELASAN PASAR KRIPTO.
Inilah mengapa hal ini penting:
– Ini adalah kejelasan regulasi di tingkat federal, sesuatu yang telah lama dinantikan oleh dunia kripto selama bertahun-tahun
– Ini menetapkan aturan untuk bursa, stablecoin, dan tokenized… pic.twitter.com/hmdIjLMgXZ— Crypto Tice (@CryptoTice_) 4 Februari 2026
RUU ini bergerak lambat karena ketidaksepakatan antara pembuat undang-undang dan regulator.
Posisi Trump menunjukkan keselarasan eksekutif dengan upaya untuk menetapkan aturan federal bagi aset digital.
Gedung Putih belum memberikan garis waktu untuk penandatanganan. Namun, pernyataan ini mengonfirmasi bahwa pemerintahan mendukung legislasi pasar kripto secara formal.
Undang-Undang Struktur dan Kejelasan Pasar Kripto dirancang untuk mendefinisikan bagaimana pasar aset digital diatur di Amerika Serikat.
RUU ini menguraikan tanggung jawab yang jelas untuk bursa kripto, broker, dan platform perdagangan yang beroperasi di dalam negeri.
Ini menetapkan standar untuk pendaftaran, kepatuhan, dan pelaporan, serta juga membahas bagaimana perusahaan harus menangani kustodi dan perlindungan pelanggan.
Pembuat undang-undang mengatakan langkah-langkah ini bertujuan membawa konsistensi dalam pengawasan bisnis aset digital.
Legislasi ini juga mencakup stablecoin dan aset tokenized, menjelaskan bagaimana hukum keuangan yang ada berlaku untuk produk-produk ini. \
Pendukung mengatakan aturan yang lebih jelas dapat mengurangi kebingungan antara regulator dan membantu perusahaan beroperasi di bawah standar yang ditetapkan.
Banyak institusi keuangan tetap berhati-hati terhadap eksposur kripto. Ketidakpastian regulasi membatasi partisipasi yang lebih luas dari bank dan manajer aset.
RUU ini bertujuan menyediakan kerangka hukum yang konsisten. Standar yang jelas dapat memungkinkan institusi memperluas layanan terkait aset digital.
Rancangan undang-undang ini tidak mengarahkan perusahaan untuk berinvestasi dalam kripto. Fokusnya adalah pada aturan kepatuhan dan struktur pengawasan untuk pelaku pasar.
**Bacaan Terkait: **Setelah Penundaan Tak Terduga, Demokrat Senat Berusaha Menghidupkan Kembali RUU Pasar Kripto
Laporan menunjukkan bahwa keluarga Trump memiliki sekitar $1,5 miliar dalam Bitcoin dan aset digital lainnya, menurut pernyataan publik dan perkiraan pasar.
Pengungkapan ini menarik perhatian saat pembuat undang-undang melanjutkan diskusi tentang Undang-Undang Struktur dan Kejelasan Pasar Kripto.
🔥🇺🇸 TRUMP SIAP MENANDATANGANI UNDANG-UNDANG STRUKTUR & KEJELASAN PASAR KRIPTO
Kejelasan regulasi akhirnya hadir.
Aturan yang jelas untuk bursa, stablecoin & aset tokenized = lampu hijau institusional.Kurang kepastian → lebih modal → adopsi arus utama.
Dan yang menarik?
$Trump… pic.twitter.com/Ua3SjCIPkn— COACHTY (@TheRealTRTalks) 4 Februari 2026
Pemerintah tidak membantah angka yang dilaporkan.
Pejabat menyatakan bahwa kepemilikan aset pribadi tidak mempengaruhi posisi kebijakan atau keputusan legislatif terkait regulasi aset digital.
Aturan etika dan pengungkapan keuangan tetap berlaku bagi pejabat terpilih dan anggota senior pemerintahan.
Tidak ada hubungan resmi yang dibangun antara kepemilikan kripto yang dilaporkan dan kemajuan undang-undang struktur pasar.