LIGHT jatuh dari $2.50 ke $0.55 dalam waktu kurang dari 45 menit, menyebabkan liquidasi long dan short lebih dari $32 juta di seluruh bursa.
LIGHT mengalami crash tajam dari $2.50 ke $0.55 dalam kurang dari 45 menit. Pergerakan ini menyebabkan liquidasi besar di posisi long dan short. Pedagang bereaksi cepat saat koin jatuh mengikuti lonjakan harga yang cepat.
Peristiwa ini menandai salah satu sesi paling volatil dalam beberapa minggu terakhir untuk LIGHT. Analis pasar kini memantau koin ini dengan ketat untuk aktivitas lebih lanjut.
Harga LIGHT pertama kali melonjak dari $0.32 ke $2.50 dalam beberapa jam sebelum runtuh secara tajam. Lonjakan ini menghasilkan volume perdagangan besar dan menarik perhatian dari pedagang ritel maupun institusional. Menurut data bursa, puncaknya terjadi sekitar pukul 18:45 UTC+8 sebelum terjadi penjualan cepat.
🚨 $LIGHT dari $2.50 ke $0.55 dalam waktu kurang dari 45 menit.
Pergerakan seperti ini tidak terjadi secara acak. Inilah kenyataan saat ini:
• Manipulasi adalah narasi dominan.
• Tapi dalam trading, tugas utama adalah mengenali pola perilaku koin.LIGHT adalah contoh yang baik, sebuah… pic.twitter.com/H5Jt3YRz5f
— Wise Advice (@wiseadvicesumit) 2 Januari 2026
Selain itu, crash ini bertepatan dengan tekanan jual yang berat, menyebabkan LIGHT turun ke $0.5287. Pola ini berulang di beberapa cryptocurrency small-cap serupa baru-baru ini, termasuk BROCCOLI dan TAKE. Analisis volume menunjukkan lonjakan awal didukung oleh peningkatan order beli.
Namun, setelah penjualan dimulai, volume melonjak tajam pada lilin merah. Ini menunjukkan bahwa penjualan agresif memicu kepanikan di kalangan pedagang. Akibatnya, pasar mengalami stres likuiditas mendadak. Kombinasi akumulasi cepat dan liquidasi mendadak menciptakan volatilitas ekstrem.
Data dari Coinglass menunjukkan LIGHT melikuidasi lebih dari $32 juta dalam 24 jam. Posisi long menyumbang $12,39 juta, sementara posisi short mencapai $19,71 juta. Liquidasi ini menempati posisi kedua setelah Bitcoin, yang mengalami liquidasi sebesar $47,85 juta.
Banyak pedagang melaporkan liquidasi ganda akibat pergerakan harga yang cepat. Peristiwa ini menunjukkan lingkungan risiko tinggi di pasar altcoin small-cap.
Para ahli trading mencatat bahwa akumulasi cepat diikuti oleh penjualan cepat adalah pola umum. Pedagang yang masuk posisi saat puncak menghadapi kerugian besar. Crash ini menyebabkan trader long dan short menyesuaikan posisi mereka dengan cepat.
Bursa melaporkan lonjakan tidak biasa dalam permintaan margin call. Secara keseluruhan, peristiwa ini menunjukkan bagaimana pasar yang bergerak cepat dapat mempengaruhi peserta ritel maupun institusional.
Analisis teknikal pada grafik 4 jam menunjukkan LIGHT mengkonsolidasi di sekitar $0.70 setelah penurunan. RSI baru saja bergerak ke 45.31, menunjukkan momentum bearish ringan. Garis MACD melintang di bawah garis sinyal, menunjukkan tren melemah.
Volume telah menurun sejak crash, menunjukkan tekanan beli yang rendah. Pedagang memantau sinyal-sinyal ini untuk mengantisipasi pergerakan potensial. Skenario jangka pendek menunjukkan harga mungkin menguji kembali level terendah di sekitar $0.55 jika penjualan berlanjut.
Alternatifnya, koin ini bisa mengkonsolidasi antara $0.70 dan $0.80 sebelum memutuskan tren berikutnya. Hanya lonjakan volume yang dapat mendorong harga di atas $1.00. Analis menyarankan kehati-hatian karena volatilitas ekstrem koin ini. Kombinasi sinyal teknis mengonfirmasi risiko tinggi untuk trading jangka pendek.
Artikel Terkait
Indeks kepanikan kripto turun kembali ke 10, pasar "sangat panik" telah mendekati satu bulan
ETF Launch Fails to Stem Tide As XRP Sinks to $1.81, Lowest Since April
Berikut Tempat Harga Emas Bisa Menuju Setelah Penurunan $300
Analis Mengatakan Tidak Membeli Kaspa (KAS) Ini Adalah “Ketidaklayakan” – Inilah Alasannya
Bitcoin Bertahan di $66.000 saat Pasar Bersiap untuk Pemulihan Maret
Harga Dogecoin Menyempit Dekat $0.10 saat Open Interest Menurun