Eliza Labs, perusahaan di balik protokol sumber terbuka elizaOS yang bernilai 2,5 miliar USD, baru saja mengajukan gugatan terhadap X Corp. Startup ini menuduh platform Elon Musk telah memanfaatkan posisi dominan untuk mengambil alih hasil penelitian, lalu mengeluarkan mereka dari media sosial.
Menurut dokumen gugatan, X diduga telah mengembangkan produk AI berdasarkan informasi teknis yang diperoleh dari Eliza, kemudian menghentikan baik akun perusahaan maupun akun pribadi pendiri Shaw Walters.
Perselisihan ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana “raksasa” teknologi menjalin hubungan kemitraan dengan startup, serta risiko persaingan yang tidak adil di bidang kecerdasan buatan yang sedang berkembang pesat. Kasus ini kini menarik perhatian khusus karena Eliza adalah salah satu proyek AI independen yang menonjol, sementara X Corp dianggap sebagai kekuatan yang semakin berkembang di bawah tangan Elon Musk.