Klausul Etika RUU Clarity Ditjelaskan, Namun Demokrat Menilai Itu Tidak Cukup ✨



Senator Cynthia Lummis membagikan persyaratan etika untuk RUU Clarity. Klausul ini bertujuan melarang pejabat federal menerbitkan atau mensponsori aset digital untuk keuntungan.

🔹 Ruang lingkup mencakup presiden, wakil presiden, anggota Kongres, dan pejabat federal tingkat tinggi.
🔹 Larangan mencakup aktivitas penerbitan dan mensponsori aset digital untuk keuntungan.
🔹 Departemen Kehakiman akan bertanggung jawab atas implementasi.
🔹 Klausul ditambahkan ke dalam naskah setelah negosiasi dengan Gedung Putih.

Di kubu Demokrat, beberapa senator, terutama Angela Alsobrooks dan Cory Booker, menyatakan bahwa naskah yang disiapkan pihak Republik masih tidak cukup.

🔹 Klausul etika tidak jelas terkait anggota keluarga dan aset yang sudah ada.
🔹 Langkah tambahan diminta terkait pendanaan ilegal.
🔹 Ketentuan yang lebih kuat diminta terkait perlindungan konsumen.

Sementara pihak Gedung Putih menggambarkan naskah itu sebagai regulasi etika paling komprehensif dalam sejarahnya, Demokrat menyatakan prihatin atas pengecualian peran jaksa agung negara bagian serta ketergantungan mekanisme implementasi pada model Departemen Kehakiman.

Prosesnya saat ini berada pada fase publikasi naskah dan pemungutan suara di Senat. Jendela pemungutan suara semakin menyempit sebelum reses awal Agustus, dan negosiasi lanjutan diperkirakan akan membahas isu etika, pendanaan ilegal, dan perlindungan konsumen untuk kesepakatan final.

#ClarityAct
#SummerCreationCamp #夏日创作营 DYOR 🔎
Lihat Asli
User_any
Klausul Etika Clarity Act Dipertajam, Namun Demokrat Menilainya Tidak Cukup ✨

Senator Cynthia Lummis membagikan persyaratan etika untuk Clarity Act. Klausul ini bertujuan melarang pejabat federal untuk menerbitkan atau mensponsori aset digital demi keuntungan.

🔹 Ruang lingkup mencakup presiden, wakil presiden, anggota Kongres, dan pejabat federal tingkat tinggi.
🔹 Larangan mencakup aktivitas menerbitkan dan mensponsori aset digital untuk profit.
🔹 Departemen Kehakiman akan bertanggung jawab atas implementasi.
🔹 Klausul ditambahkan ke naskah setelah negosiasi dengan Gedung Putih.

Di kubu Demokrat, sejumlah senator, terutama Angela Alsobrooks dan Cory Booker, menyatakan bahwa teks yang disiapkan oleh pihak Republik masih belum memadai.

🔹 Klausul etika tidak jelas terkait anggota keluarga dan aset yang sudah ada.
🔹 Langkah tambahan diminta terkait keuangan ilegal.
🔹 Ketentuan yang lebih kuat diminta terkait perlindungan konsumen.

Sementara Gedung Putih menggambarkan teks tersebut sebagai regulasi etika paling komprehensif dalam sejarahnya, Demokrat menyatakan kekhawatiran atas pengecualian peran jaksa agung negara bagian dan ketergantungan mekanisme implementasi pada model Departemen Kehakiman.

Prosesnya saat ini berada pada fase publikasi naskah dan pemungutan suara di Senat. Jendela pemungutan suara semakin menyempit sebelum masa reses awal Agustus, dan negosiasi lanjutan diharapkan terkait isu etika, keuangan ilegal, dan perlindungan konsumen untuk mencapai kesepakatan final.

#ClarityAct
#SummerCreationCamp #夏日创作营 DYOR 🔎
repost-content-media
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan