Menurut CCTV, Komando Pusat AS memperingatkan pada 29 Mei bahwa pihaknya akan melakukan operasi militer di dekat Selat Hormuz, dengan menyatakan pihaknya akan menyerang kapal yang ikut serta dalam atau mendukung aktivitas pemasangan ranjau, sebagai bentuk pertahanan diri.
Komando tersebut mengeluarkan peringatan melalui Joint Maritime Information Center, dengan mengutip upaya Iran untuk menghalangi operasi pembersihan ranjau dan pelayaran yang aman. Pada 29 Mei, operasi angkatan laut AS telah memaksa 115 kapal komersial untuk mengubah haluan.