TRUMP token turun 5% setelah Trump Mobile mengonfirmasi jadwal pengiriman ponsel T1.
Pasar bereaksi negatif karena penundaan yang panjang dan kekhawatiran soal strategi produk yang tidak jelas.
Token masih turun hampir 90% dari puncak, mencerminkan lemahnya sentimen investor.
Official Trump — TRUMP, mendapat tekanan setelah Trump Mobile mengonfirmasi bahwa smartphone T1 yang tertunda lama akan dikirim minggu depan. Pembaruan itu memicu reaksi pasar langsung, mendorong token turun sekitar 5%. Para trader merespons cepat karena ketidakpastian seputar proyek kembali menjadi sorotan. Koin itu sebelumnya sudah kesulitan selama berbulan-bulan, jauh di bawah puncak awal. Banyak investor kini mempertanyakan apakah peluncuran handset bisa memulihkan kepercayaan atau sekadar menyoroti kelemahan yang lebih dalam pada sentimen dan permintaan.
Ponsel T1 sudah tiba!! Bagi yang sudah pre-order Ponsel T1 akan menerima email pembaruan. Ponsel mulai dikirim minggu ini!!! pic.twitter.com/IsOre1cBa1
— Trump Mobile (@TrumpMobile) 13 Mei 2026
TRUMP anjlok tajam setelah Trump Mobile mengumumkan pengiriman handset T1 yang akan datang. Berita itu mengakhiri rangkaian penundaan panjang yang sudah membuat pembeli awal kecewa. Namun, alih-alih meningkatkan kepercayaan, pembaruan itu memicu tekanan jual baru di berbagai platform perdagangan. Data pasar yang dilaporkan oleh CoinDesk menunjukkan penurunan 5% yang jelas tak lama setelah pengumuman. Langkah ini menambah tren penurunan yang lebih panjang yang telah mendefinisikan performa belakangan ini. Token ini sudah berada hampir 90% di bawah level puncak sebelumnya.
Penurunan tajam itu membentuk ekspektasi sebelum penurunan terbaru bahkan terjadi. Trump Mobile beroperasi sebagai Mobile Virtual Network Operator. Artinya, perusahaan tidak merancang atau memproduksi perangkat keras secara langsung. Sebaliknya, produksi bergantung pada mitra eksternal yang memberi merek ulang perangkat yang sudah ada. Struktur seperti ini umum di industri telekomunikasi, tetapi memunculkan pertanyaan di pasar yang digerakkan oleh hype. Laporan dari The Verge menyebutkan bahwa ponsel T1 sangat mirip dengan model HTC U24 yang dirilis pada 2024.
Baik HTC maupun Trump Mobile tidak mengonfirmasi adanya tautan langsung saat dimintai keterangan. Ketidakjelasan ini menambah skeptisisme terhadap identitas produk dan strategi pemasarannya. Trump Mobile mengklaim perakitan akhir dilakukan di Amerika Serikat. Namun, sebagian besar komponen inti masih berasal dari rantai pasokan luar negeri. Proses produksi lengkap belum sepenuhnya diungkap, sehingga menyisakan celah transparansi. Pembeli sudah menunggu berbulan-bulan untuk pembaruan yang lebih jelas, terutama setelah penundaan pengiriman yang berulang.
Strategi smartphone T1 mencerminkan pola yang lebih luas yang terlihat pada produk teknologi yang diberi label ulang. Pendekatan serupa juga muncul dalam upaya perangkat keras yang terkait kripto. Ponsel Solana Saga, berbasis pada desain Osom OV-1, tetap menjadi perbandingan yang menonjol. Contoh itu menunjukkan bahwa branding saja jarang menjamin permintaan yang kuat. Untuk token TRUMP, sentimen tetap rapuh. Kegembiraan awal terhadap proyek memudar setelah lonjakan pertamanya.
Sejak saat itu, aktivitas perdagangan mendingin dan momentum harga melemah. Penurunan terbaru memperkuat tren tersebut, bukan membalikkannya. Trump Mobile belum merilis angka resmi untuk gelombang pengiriman pertama. Tidak adanya detail membuat investor tidak memiliki gambaran jelas tentang permintaan. Keterlambatan komunikasi sebelumnya juga berkontribusi pada masalah kepercayaan di kalangan pembeli dan trader.
Menjelang tanggal pengiriman, perhatian kini bergeser ke pengantaran di dunia nyata. Perpindahan handset T1 dari pre-order ke rilis fisik menandai tonggak penting. Namun, reaksi pasar menunjukkan ekspektasi tetap rendah. Para trader terus memantau pergerakan harga secara ketat, terutama setelah penurunan terbaru menambah tekanan pada tren yang sudah lemah.
Related News
Trump T1 ponsel akan mulai dikirim minggu depan, token TRUMP masih turun 5%
Harga XRP Bertahan di Sekitar $1,46 karena Resistensi Membatasi Momentum Kenaikan
Harga DOGE Menghadapi Bearish Wedge Meski Ada Permintaan ETF Terbaru
TOMO Anjlok 53,2% ke $1,38 dalam 30 Menit