Dewan Nasional Pengembangan Ekonomi dan Sosial Thailand menyebutkan, PDB negara tersebut naik 2,8% secara year-over-year pada Q1 2026, melampaui ekspektasi pasar. Belanja pemerintah, investasi, dan ekspor yang membaik disebut sebagai pendorong utama pertumbuhan, sementara konsumsi rumah tangga swasta tetap stabil. Hasil ini menempatkan kinerja ekonomi Thailand setara dengan Filipina untuk kuartal tersebut, meski masih tertinggal dibandingkan ekonomi Asia Tenggara lainnya termasuk Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.
Berita Terkait
Melampaui Pasar AS: Mengapa Saham Amerika Latin Sedang Membangun Pasar Bull Jangka Panjang
TSMC: Semikonduktor mencapai 1,5 triliun dolar AS pada tahun 2030, AI menggantikan ponsel sebagai pendorong utama
Pasar Saham Korea Selatan Mencapai Volatilitas Rekor di Tengah Lonjakan 200%