Tether Mengakhiri Stablecoin Beragun Emas aUSDT untuk Fokus pada Area Pertumbuhan Utama

XAUT-0,84%
BTC-1,61%

Tether secara resmi menghentikan Alloy by Tether USD (aUSDT), stablecoin derivatif berbasis emas yang bertujuan menggabungkan kestabilan dolar dengan jaminan emas yang ditokenisasi. Langkah ini menandai pergeseran strategi perusahaan saat mereka memusatkan perhatian pada pengembangan USDT dan proyek aset tokenisasi berskala besar lainnya.

Diluncurkan pada 2024, aUSDT beroperasi melalui platform Alloy milik Tether. Stablecoin ini mempertahankan nilai yang terikat pada dolar AS sambil menggunakan Tether Gold (XAUT) sebagai jaminan. Pengguna dapat mencetak aUSDT dengan menyetor XAUT, sehingga menciptakan aset dolar sintetis yang didukung emas tokenisasi, bukan cadangan tradisional seperti kas atau sekuritas Treasury AS.

Mengapa Tether Menghentikan aUSDT

Meski proyek ini memperkenalkan pendekatan unik untuk stablecoin, adopsinya tetap relatif terbatas dibandingkan produk andalan Tether. Akibatnya, perusahaan tampaknya memprioritaskan produk dengan permintaan pasar yang lebih kuat dan kegunaan yang lebih luas.

Sejumlah faktor mungkin berkontribusi pada keputusan tersebut:

  • Meningkatnya perhatian regulasi terhadap struktur stablecoin yang kompleks
  • Meningkatnya preferensi terhadap model cadangan yang transparan
  • Adopsi yang terbatas dibanding USDT
  • Meningkatnya fokus pada inisiatif aset tokenisasi berskala besar

Tether belum merilis penjelasan spesifik terkait penghentian tersebut. Namun, pengamat industri meyakini bahwa perubahan lingkungan regulasi kemungkinan memainkan peran.

Tekanan Regulasi pada Model Stablecoin Alternatif

Regulator dan lembaga pemeringkat menjadi lebih berhati-hati terhadap stablecoin yang didukung komoditas atau aset digital. Struktur seperti ini dapat menghadapi risiko tambahan terkait penebusan dan volatilitas selama periode tekanan pasar.

Di saat yang sama, analis terus memantau meningkatnya eksposur Tether terhadap emas dan bitcoin. Perusahaan telah memperluas investasinya pada kedua aset tersebut sekaligus mempertahankan posisi dominan di sektor stablecoin.

USDT Tetap Menjadi Fokus Utama

USDT terus memimpin pasar stablecoin global, dengan pasokan beredarnya mendekati 190 miliar dolar AS pada 2026. Selain itu, Tether memperluas diri ke infrastruktur pembayaran, aset dunia nyata yang ditokenisasi, serta produk aset digital yang teregulasi.

Penghentian aUSDT menyoroti tren industri yang lebih luas. Perusahaan semakin berfokus pada produk yang banyak diadopsi dibanding eksperimen stablecoin yang ceruk. Bagi Tether, strategi tersebut tampaknya berpusat pada penguatan posisi USDT sambil mengejar peluang baru dalam keuangan digital dan tokenisasi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar