Komisi Pertama DPRD Taiwan menyetujui revisi Undang-Undang Pengelolaan Telekomunikasi, Starlink berpotensi segera masuk

SPCX-2,20%

Komisi Transportasi DPRD Taiwan (Legislatif Yuan) telah menyetujui pada tahap awal rancangan amandemen Undang-Undang Manajemen Telekomunikasi Pasal 36. Rancangan ini memberi otoritas yang berwenang kewenangan persetujuan khusus bagi para pemohon yang memasang jaringan melalui komunikasi satelit, sehingga mereka dapat tidak terikat oleh batasan ketentuan yang berlaku saat ini. Langkah ini dipandang pasar sebagai kelonggaran kebijakan kunci untuk menghadirkan penyedia komunikasi satelit internasional seperti Starlink yang berada di bawah SpaceX.

Rancangan Amandemen Pasal 36 Undang-Undang Manajemen Telekomunikasi: Melonggarkan Batas Kepemilikan Saham Asing bagi Operator Satelit

Berdasarkan rancangan amandemen, saat otoritas yang berwenang melakukan persetujuan khusus, terdapat 7 syarat utama yang harus ditinjau secara ketat, yaitu:

· Keamanan geopolitik
· Keamanan jaringan telekomunikasi publik
· Kondisi pemanfaatan sumber daya telekomunikasi
· Rencana menyeluruh jaringan telekomunikasi
· Pengembangan industri telekomunikasi dan pasar layanan
· Kebutuhan kepentingan publik
· Syarat terkait lainnya

Amandemen ini memecahkan hambatan investasi asing yang berlangsung lama, dengan tujuan membangun lingkungan kerangka hukum yang lebih tangguh, menarik operator satelit low orbit internasional untuk masuk ke Taiwan secara sah, sekaligus tetap mempertahankan mekanisme peninjauan dan penjagaan oleh otoritas yang berwenang.

Tiga Operator Telekomunikasi Utama Menyatakan Sikap: Mendukung Amandemen, Namun Menekankan Keamanan Geopolitik, Kedaulatan Data, dan Privasi Pengguna Harus Dijamin

Menurut laporan, sikap tiga operator telekomunikasi utama Taiwan terhadap amandemen ini adalah sebagai berikut:

· Chunghwa Telecom menyatakan partisipasi operator internasional akan meningkatkan kemampuan penanganan bencana dan respons darurat komunikasi cadangan, serta berharap dapat menghubungkan rantai pasok lokal seperti terminal satelit Taiwan dan peralatan jaringan serta memperluas pasar internasional;
· Taiwan Mobile menekankan bahwa untuk mendorong operator satelit internasional agar mendarat secara sah, prasyaratnya adalah memastikan tata kelola industri, kedaulatan data, dan privasi pengguna memperoleh perlindungan tertinggi;
· Far EasTone (FET) menyarankan agar langkah pendukung seperti penempatan data di wilayah, pembangunan stasiun penerima stasiun bumi, serta kerja sama dengan operator lokal dimasukkan ke dalam ketentuan hukum.

Asosiasi Komunikasi Taiwan Merekomendasikan untuk Mengacu pada Model Jepang

Menurut laporan, Asosiasi Komunikasi Taiwan memperingatkan bahwa jika tidak dibangun secara bersamaan mekanisme pengawasan komunikasi, anti-penipuan, keamanan siber, dan mekanisme keluar (exit), maka berpotensi menambah risiko tata kelola jangka panjang; ketua dewan Wang Weijing menyarankan untuk mengacu pada praktik layanan satelit yang menghubungkan langsung ke ponsel bekerja sama dengan KDDI, NTT DOCOMO, dan SoftBank serta Starlink di Jepang, dengan menerapkan pengawasan terpecah yang bersifat bersyarat dan bertahap.

Rekomendasi spesifik meliputi: operator internasional pada prinsipnya harus mendirikan badan hukum di Taiwan yang memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban; jika terkait koneksi satelit langsung ke ponsel atau penggunaan frekuensi seluler dan sumber daya nomor di Taiwan, maka harus diwajibkan bekerja sama dengan operator telekomunikasi lokal berizin; serta menetapkan stasiun bumi di dalam negeri atau simpul yang memiliki kekuatan setara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Setelah rancangan amandemen Undang-Undang Manajemen Telekomunikasi Taiwan disetujui, apakah Starlink bisa langsung mendirikan layanan di Taiwan?

Berdasarkan rancangan amandemen, ketika operator komunikasi satelit mengajukan permohonan, otoritas yang berwenang dapat memberikan persetujuan secara khusus. Operator dapat dibebaskan dari pembatasan kepemilikan saham asing dan pembatasan kewarganegaraan penanggung jawab yang berlaku saat ini, tetapi tetap harus menjalani peninjauan ketat yang mencakup 7 syarat utama seperti keamanan geopolitik dan keamanan jaringan telekomunikasi. Tahap ini baru lolos pada tahap awal, sehingga masih perlu menyelesaikan proses legislasi berikutnya.

Apa peran D-Link dalam rantai pasokan Starlink?

Menurut laporan, D-Link telah mengonfirmasi bahwa perusahaan memperoleh pesanan khusus untuk “switch exchange node data jaringan satelit low orbit” milik Starlink, dengan perkiraan mulai pengiriman pada September 2026. Perkiraan volume pengiriman pada tahun pertama mencapai 20 ribu unit, dan jumlah total rencana mencapai 50 ribu unit. Berita ini mendorong saham D-Link terus naik hingga menyentuh batas kenaikan selama 3 hari perdagangan berturut-turut.

Apa perhatian utama tiga operator telekomunikasi utama terhadap amandemen Undang-Undang Manajemen Telekomunikasi?

Menurut laporan, Chunghwa Telecom, Taiwan Mobile, dan Far EasTone semuanya menyatakan dukungan, tetapi bersama-sama menekankan perlunya menjamin keamanan geopolitik, kedaulatan data, dan privasi pengguna. Far EasTone secara spesifik menyarankan langkah-langkah seperti penempatan data di wilayah, pemasangan stasiun penerima di permukaan bumi, serta kerja sama dengan operator lokal dimasukkan ke dalam ketentuan hukum.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar