SpaceX berpeluang mencatatkan diri pada 12/6, berlomba untuk masuk ke indeks Nasdaq 100

ChainNewsAbmedia
SPCX1,84%

Perusahaan eksplorasi luar angkasa milik Musk, SpaceX, sedang secara aktif mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) pertamanya. Paling cepat, SpaceX akan mulai diperdagangkan di bursa Nasdaq pada 12 Juni, dengan kode saham “SPCX”. Perkiraan valuasi yang ditargetkan dari penerbitan ini diperkirakan lebih dari 2 triliun dolar AS, dan perusahaan berupaya menghimpun dana hingga maksimal 75 miliar dolar AS. Untuk mendorong rencana ini, SpaceX telah menunjuk beberapa lembaga keuangan besar sebagai penjamin emisi utama. Selain bisnis roket yang sudah ada serta Starlink, perusahaan ini juga memasukkan perusahaan kecerdasan buatan (AI) xAI ke dalam kelompok usahanya melalui akuisisi. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tengah berupaya mengintegrasikan teknologi luar angkasa dan AI, sekaligus memperluas sumber pendapatannya.

SpaceX berpeluang listing pada 12/6, berupaya masuk Indeks Nasdaq 100

Menurut laporan Bloomberg, proses listing SpaceX tengah berada pada tahap percepatan. Berdasarkan data, perusahaan tersebut diperkirakan paling cepat akan memulai roadshow pada 4 Juni, penetapan harga pada 11 Juni, dan listing pada 12 Juni. Pertimbangan utama memilih Nasdaq sebagai lokasi listing adalah efisiensi dalam masuk ke indeks pasar. Melalui mekanisme masuk cepat bursa tersebut, SpaceX berpeluang sudah masuk ke Indeks Nasdaq 100 pada periode awal setelah listing (Nasdaq-100 Index). Keputusan ini tidak hanya dapat meningkatkan likuiditas saham, tetapi juga membantu menarik aliran dana dari dana investasi pasif.

(Manipulasi struktural indeks? Volatilitas setelah IPO SpaceX bisa jadi merugikan investor pasif)

Sumber pendapatan utama dan integrasi ke ranah AI

Dari sisi operasional, pendapatan utama SpaceX bergantung pada peluncuran roket dan jaringan satelit Starlink di orbit rendah. Menurut perkiraan lembaga analisis, dua lini bisnis tersebut pada 2026 diperkirakan mendekati 20 miliar dolar AS. Selain itu, pada bulan Februari perusahaan melakukan akuisisi perusahaan AI xAI melalui transaksi berbasis saham. Meski proyeksi pendapatan xAI pada 2026 lebih rendah dari 1 miliar dolar AS, akuisisi ini menunjukkan strategi untuk menggabungkan infrastruktur luar angkasa dengan teknologi AI, sekaligus membuka lebih banyak ruang pertumbuhan dan kemungkinan integrasi teknologi bagi peta bisnis ke depan.

Valuasi pasar SpaceX telah melampaui 2 triliun dolar AS

Kasus IPO SpaceX ini menjadi perhatian luas karena skala penggalangan dana yang besar. Laporan menyebutkan bahwa perusahaan menargetkan penghimpunan dana hingga 75 miliar dolar AS, dengan target valuasi di atas 2 triliun dolar AS. Untuk mendorong penerbitan ini, SpaceX membentuk tim perbankan investasi besar, yang mencakup JPMorgan Chase, Morgan Stanley, Goldman Sachs, Citigroup, dan Bank of America semuanya berperan sebagai penjamin emisi utama. Ini menunjukkan tingkat keterlibatan lembaga keuangan besar dalam rencana tersebut, sekaligus mencerminkan perhatian pasar yang berkelanjutan terhadap perkembangan bisnis jangka menengah-panjang dan struktur keuangan perusahaan.

Artikel ini tentang SpaceX berpeluang listing pada 12/6, berupaya masuk Indeks Nasdaq 100 paling awal muncul di Situs berita ABMedia.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar