KOSPI Korea Selatan pada 11 Mei, Senin, dibuka naik +3,67% dan mencetak rekor tertinggi baru, memimpin kenaikan di saham Asia-Pasifik; pada saat yang sama harga minyak rebound setelah Trump menolak proposal terbaru Iran, sementara kinerja pasar Asia secara keseluruhan terlihat berbeda-beda. CNBC merangkum: KOSPI saham unggulan utamanya, SK Hynix, naik 9,61%, mengikuti reli kuat saham chip AS pada Jumat pekan lalu; kinerja saham Asia lainnya: Nikkei 225 +0,81%, TOPIX TSE +0,32%, saham Australia S&P/ASX 200 -0,71%, dan KOSDAQ naik tipis.
KOSPI dibuka +3,67%, SK Hynix +9,61% memimpin kenaikan
Berikut rincian pergerakan pasar saham Korea Selatan:
KOSPI dibuka naik 3,67% dan mencetak rekor tertinggi baru
SK Hynix naik 9,61% dan menjadi pendorong utama KOSPI
KOSDAQ (indeks saham kecil) naik tipis
Sektor semikonduktor Korea Selatan melanjutkan tren kuat saham chip AS pada Jumat pekan lalu
SK Hynix adalah saham berkapitalisasi besar (wightage) di KOSPI, sehingga kenaikannya berdampak langsung ke indeks. Kenaikan kali ini searah dengan tema pemberitaan abmedia 5/8 tentang “pergantian generasi chip AI”—pembuat memori dan CPU (termasuk SK Hynix, Micron) makin berperan penting dalam beban kerja inferensi AI.
Performa saham Asia berbeda arah: saham Jepang naik tipis, saham Australia turun, dan risiko Iran tidak menekan kenaikan
Kinerja pasar Asia lainnya pada waktu yang sama:
Nikkei 225: +0,81%
TOPIX TSE: +0,32%
Saham Australia S&P/ASX 200: -0,71%
Asia-Pasifik secara keseluruhan: kinerja campuran, area semikonduktor kuat, dan perbedaan struktural pada saham berbasis sumber daya/energi terlihat jelas
Meski Trump pada 5/10 menolak proposal damai Iran, harga minyak pada Senin rebound, risiko geopolitik meningkat, pasar saham Asia tidak jatuh secara serempak. Permintaan kuat sektor semikonduktor mendorong lebih kuat daripada sentimen negatif perang Iran.
Di balik perbedaan pasar: dorongan AI vs geopolitik
Performa saham Asia hari ini mencerminkan tarik-menarik dua arah:
Positif: saham semikonduktor AS melonjak pada Jumat pekan lalu, permintaan komputasi AI yang bersifat struktural kuat, pemasok chip Asia lebih dulu diuntungkan
Negatif: Trump menolak proposal Iran, risiko perang kembali muncul, harga minyak rebound
Hasil: pasar dengan bobot semikonduktor tinggi (KOSPI, Nikkei) mampu menyerap kabar negatif; pasar dengan bobot sumber daya tinggi (ASX) lebih tertekan
Peristiwa spesifik yang bisa dipantau ke depannya: potensi pasar saham AS yang melanjutkan tren sektor semikonduktor pada pekan ini, progres pengiriman HBM SK Hynix dan Micron, serta apakah jika harga minyak terus rebound akan menekan kenaikan saham teknologi Asia pada paruh pertengahan hingga akhir periode.
Artikel ini—KOSPI Korea Selatan dibuka +3,67% dan mencetak rekor baru, SK Hynix +9,61% memimpin, dan pasar Asia berbeda arah—pertama kali muncul di 链新闻 ABMedia.
Related News
Trump menolak draf kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, BTC jatuh kembali ke 81,5 ribu dolar AS
ICP Melonjak 21% saat Bull Mengincar Terobosan Kunci Setelah Berbulan-bulan Konsolidasi
Intel dan Apple mencapai kesepakatan awal untuk produksi chip, harga saham melonjak 13% hingga rekor tertinggi baru 130,57 dolar AS
Buntut bagi hasil antara perusahaan dan serikat buruh buntu! Serikat pekerja Samsung mulai mempersiapkan pemogokan besar, JPMorgan: pendapatan berpotensi anjlok 4 triliun won Korea
Konflik Iran-AS di Selat Hormuz, saham AS naik lalu terkoreksi dolar, Bitcoin turun kembali ke 80.000 dolar AS