Menurut Bursa Efek Korea, indeks KOSPI turun 655,34 poin (8,77%) menjadi 6.820,6 pada pekan 13–16 Juli, dengan circuit breaker sisi penjualan dipicu pada 13, 14, dan 16 Juli, serta circuit breaker sisi pembelian pada 15 Juli. Kekhawatiran di sektor semikonduktor dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah membebani sentimen.
Saham terkait chip anjlok tajam: Samsung Electronics turun 10,53%, SK Hynix turun 15,5%, dan Samsung Electronics Device Solutions merosot 19,38%. Di antara saham dengan kapitalisasi pasar lebih besar, SK Enrionics naik 21,35% setelah rencana pemerintah meluncurkan platform perjanjian pembelian listrik energi terbarukan (PPA), sementara SK Innovation naik 17,89% karena saham energi mendapat dukungan dari kenaikan harga minyak mentah di tengah ketidakpastian konflik.