Korea Selatan Mengirim Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik sebagai Utusan Duka ke Qatar

Kepala Staf Kepresidenan Korea Selatan, Kang Hoon-sik, berangkat pada 14 sebagai utusan belasungkawa ke Qatar menyusul wafatnya mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Pengutusan ini dilakukan atas permintaan Qatar dan mengikuti preseden ketika anggota kabinet atau anggota legislatif pernah menjadi utusan belasungkawa atas duka kerajaan di negara-negara Teluk di masa lalu. Kang akan berkunjung ke Qatar untuk menyampaikan belasungkawa dan kembali pada 16. Presiden Lee Jae-myung mengirim pesan belasungkawa kepada Qatar. Mantan emir memimpin Qatar dari 1995 hingga menyerahkan tahta kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada 2013.

Kang Hoon-sik Diutus sebagai Utusan Belasungkawa setelah Permintaan Qatar

The Blue House menyatakan bahwa pengiriman seorang anggota kabinet sebagai utusan belasungkawa dikoordinasikan dengan Qatar berdasarkan preseden dari duka kerajaan negara-negara Teluk di masa lalu ketika anggota kabinet atau anggota parlemen berkunjung sebagai utusan belasungkawa. Pengutusan utusan datang atas permintaan Qatar. Kang akan berkunjung ke Qatar sebagai utusan belasungkawa dan kembali pada 16.

Kepala Staf Kepresidenan Tekankan Kemitraan Bilateral dalam Pernyataan di Facebook

Kang menulis di Facebook pada 14: “Untuk menyampaikan belasungkawa dan simpati mendalam Presiden Lee Jae-myung kepada Raja Tamim dan masyarakat Qatar, saya berangkat ke Doha, Qatar malam ini dengan misi sebagai utusan belasungkawa presiden. Saya akan menyampaikan dukacita mendalam atas nama pemerintah dan rakyat Korea Selatan kepada keluarga kerajaan Qatar dan warga yang telah kehilangan seorang pemimpin besar.”

Kang menggambarkan permintaan Qatar agar ia berkunjung sebagai “ungkapan empati atas kerja sama tulus yang akan ditunjukkan oleh pemerintahan Lee Jae-myung dan kepercayaan mendalam Qatar kepada Korea Selatan.” Ia mengutip sebuah peribahasa dari Timur Tengah: “Seorang sahabat di saat kesulitan adalah sahabat sejati. Ungkapan ini memuat sentimen Timur Tengah tentang mengingat teman-teman yang tetap berada di sampingmu pada saat-saat tersulit.” Kang menyatakan harap bahwa “kunjungan belasungkawa ini akan menjadi kesempatan untuk sekali lagi menegaskan bahwa Korea Selatan dan Qatar adalah mitra yang saling mencari bahkan di momen-momen sulit.”

Mantan Emir Sheikh Hamad Memimpin Qatar dari 1995 hingga 2013

Mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani memimpin Qatar sejak 1995 dan dikreditkan karena memperluas pengaruh politik negara tersebut serta memimpin pertumbuhan ekonomi. Ia menyerahkan tahta kepada putranya, Putra Mahkota Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada 2013.

Kang Sebelumnya Berkunjung ke Qatar sebagai Utusan Khusus Kepresidenan pada April

Kang berkunjung ke Qatar pada April sebagai utusan khusus kepresidenan untuk kerja sama ekonomi strategis dan bertemu dengan Raja Tamim.

FAQ

Apa tujuan kunjungan Kang Hoon-sik ke Qatar pada 14?

Kang Hoon-sik berangkat pada 14 sebagai utusan belasungkawa ke Qatar menyusul wafatnya mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Pengutusan ini mengikuti permintaan Qatar dan preseden ketika anggota kabinet pernah menjadi utusan belasungkawa atas duka kerajaan di negara-negara Teluk di masa lalu.

Siapa mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani?

Mantan Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani memimpin Qatar sejak 1995 dan dikreditkan karena memperluas pengaruh politik Qatar serta memimpin pertumbuhan ekonomi. Ia menyerahkan tahta kepada putranya Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani pada 2013.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar