Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan mengumumkan rencana untuk merevisi Undang-Undang Hak Milik Nasional tahun 1950 agar mengklasifikasikan mata uang virtual dan kekayaan intelektual sebagai aset nasional, dengan amandemen hukum yang berlaku pada 4 Februari 2027. Revisi ini merupakan bagian dari roadmap kebijakan ekonomi yang akan mengakui buku besar berbasis blockchain sebagai registri efek di bawah Undang-Undang Pasar Modal dan Undang-Undang Elektronik. Pemerintah sedang memodernisasi kerangka pengelolaan aset berusia 76 tahun yang dibangun setelah Perang Korea untuk secara resmi mengakomodasi nilai digital dan infrastruktur blockchain dalam klasifikasi properti negara.
Korea Selatan Merevisi Undang-Undang Hak Milik Nasional agar Memasukkan Aset Digital
Revisi yang diusulkan terhadap Undang-Undang Hak Milik Nasional akan memasukkan mata uang virtual dan kekayaan intelektual secara formal ke dalam lingkup klasifikasi aset nasional Korea Selatan. Kerangka pengelolaan aset berusia 76 tahun tersebut tidak pernah perlu menangani aset digital hingga reformasi ini. Kementerian Ekonomi dan Keuangan merilis roadmap kebijakan ekonomi sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas untuk memodernisasi pengelolaan properti milik negara.
Amandemen hukum yang efektif pada 4 Februari 2027 akan secara resmi mengakui buku besar berbasis blockchain sebagai registri efek di bawah Undang-Undang Pasar Modal dan Undang-Undang Elektronik. Setelah buku besar blockchain memiliki kedudukan hukum yang sama dengan registri efek tradisional, transaksi yang dicatat pada buku besar tersebut akan memiliki dasar penegakan dalam sistem keuangan dan hukum negara itu. Memasukkan aset digital ke dalam registri nasional menciptakan infrastruktur hukum agar pemerintah dapat memegang, mengelola, dan tokenisasi aset-aset tersebut dalam kerangka kerja yang diakui.
Pemerintah Meluncurkan Percontohan Obligasi Token dan Properti pada 2027
Uji coba obligasi pemerintah tokenized Korea Selatan dijadwalkan pada 2027, dengan Kementerian menyebut potensi teknologi blockchain untuk menurunkan biaya transaksi dan mempercepat waktu penyelesaian dalam keuangan publik. Kementerian Keuangan mengonfirmasi bahwa pihaknya akan mulai menguji setoran tokenized untuk belanja pemerintah pada kuartal keempat tahun berjalan, sekaligus menyiapkan fondasi sebelum program obligasi yang lebih besar diluncurkan pada 2027.
Para pejabat sedang mempelajari bagaimana memungkinkan investor ritel berpartisipasi dalam imbal hasil investasi properti milik negara melalui struktur kepemilikan yang tokenized dari real estat milik negara. Detail mengenai bagaimana partisipasi ritel akan ditata, diatur, atau dilindungi masih dalam tahap kajian. Usulan ini akan menjadi pergeseran siapa yang berhak mendapatkan imbal hasil dari real estat yang dipegang pemerintah; selama ini, kelas aset tersebut secara tradisional diperuntukkan bagi pelaku institusional.
Bank of Korea Mengintegrasikan Infrastruktur CBDC dengan Aset yang Ditokenisasi
Pemerintah menyatakan niat untuk menghubungkan obligasi pemerintah yang ditokenisasi dengan infrastruktur CBDC Bank of Korea selama percontohan 2027. Bank of Korea telah memulai uji coba CBDC-nya bersama bank-bank komersial. Menghubungkan obligasi pemerintah tokenized ke infrastruktur tersebut selama percontohan akan menyediakan jalur penyelesaian yang telah diuji, alih-alih membangunnya dari nol.
Pemerintah sedang mengkaji interoperabilitas antara jaringan blockchain bank sentral dan platform distributed ledger lainnya. Korea Selatan sedang membangun infrastruktur aset digital tingkat negara yang berjalan dari klasifikasi hukum melalui Undang-Undang Hak Milik Nasional, melalui hukum pasar lewat Undang-Undang Pasar Modal dan Undang-Undang Elektronik, hingga lapisan penyelesaian yang ditopang oleh CBDC Bank of Korea.
FAQ
Apa perubahan yang akan dilakukan Korea Selatan pada Undang-Undang Hak Milik Nasionalnya?
Korea Selatan berencana merevisi Undang-Undang Hak Milik Nasional tahun 1950 untuk mengklasifikasikan mata uang virtual dan kekayaan intelektual sebagai aset nasional, dengan amandemen hukum yang berlaku pada 4 Februari 2027.
Kapan Korea Selatan akan memulai uji coba obligasi pemerintah yang ditokenisasi?
Pemerintah akan menguji obligasi pemerintah yang ditokenisasi pada 2027, dengan rencana mengaitkannya ke infrastruktur CBDC Bank of Korea selama program tersebut.
Bagaimana blockchain akan diakui secara hukum dalam peraturan keuangan Korea Selatan?
Amandemen hukum yang efektif pada 4 Februari 2027 akan memberikan pengakuan formal atas buku besar berbasis blockchain sebagai registri efek di bawah Undang-Undang Pasar Modal dan Undang-Undang Elektronik.