Menurut Edaily, estimasi target harga SK Hynix dari perusahaan sekuritas Korea pada 10 Juli berbeda tajam, berkisar dari 185 juta won (BNK Investment & Securities) hingga 430 juta won (Hana Investment & Securities), yang mencerminkan selisih 245 juta won. Perbedaan ini berpusat pada keberlanjutan investasi infrastruktur AI dan dinamika pasokan chip memori.
Analis konservatif dari BNK memperingatkan bahwa momentum investasi AI melambat, dengan penyedia layanan cloud besar yang menurunkan pertumbuhan belanja modal dari 83 persen tahun ini menjadi 23 persen tahun depan, sehingga mendukung target 185 juta won. Prakiraan yang lebih optimistis dari KB Securities (420 juta won) dan Hana Finance (430 juta won) memproyeksikan investasi infrastruktur AI global akan berkembang dari 390 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 1,1 triliun dolar AS pada 2027, dengan porsi memori meningkat dari 14 persen menjadi 50 persen. Mereka juga memperkirakan pertumbuhan pasokan memori tetap terkekang di kisaran 4–7 persen hingga 2027, sementara permintaan naik 17–19 persen.