Komite Perbankan Senat Menetapkan Tanggal 14 Mei untuk Sidang Pemeriksaan RUU Kripto

CryptoFrontier
WLFI-0,66%

Komite Perbankan Senat mengumumkan pada Jumat bahwa pihaknya akan menggelar sidang markup pada 14 Mei untuk mendorong RUU kripto yang menyeluruh, yang akan mengatur industri secara komprehensif di tingkat federal untuk pertama kalinya. Ini menandai upaya kedua komite setelah membatalkan markup Januari, ketika bursa kripto besar Coinbase menarik dukungannya karena kekhawatiran, termasuk perlakuan atas imbal hasil stablecoin.

Masalah Stablecoin dan Kekhawatiran yang Belum Tuntas

Isu imbal hasil stablecoin tampaknya sudah terselesaikan setelah dua senator kunci merilis rumusan pada pekan lalu, meski kelompok industri perdagangan bank berargumen bahwa itu “masih kurang.” Sebelum RUU dapat disahkan, Komite Perbankan Senat harus mengajukan versinya terlebih dahulu, lalu menyelaraskannya dengan versi yang diajukan lebih awal tahun ini oleh Komite Pertanian Senat.

Hambatan Politik dan Kekhawatiran Etika

RUU Komite Pertanian melaju tanpa dukungan apa pun dari kubu Demokrat, dengan kepentingan kripto Presiden Donald Trump disebut sebagai hambatan utama. Trump dan istrinya, Melania Trump, meluncurkan memecoin sebelum pelantikan, dan keluarganya memimpin proyek DeFi dan stablecoin World Liberty Financial, yang mengumpulkan $1,4 miliar, menurut pemberitaan Bloomberg pada Januari.

Pada saat sidang markup Komite Pertanian Senat, Demokrat mengusulkan amandemen yang akan menghalangi presiden, wakil presiden, anggota parlemen, dan pejabat federal lainnya untuk melakukan transaksi keuangan tertentu yang melibatkan aset digital, tetapi amandemen tersebut pada akhirnya tidak dimasukkan dalam RUU.

Setelah rekonsiliasi, seluruh Senat akan memilih RUU tersebut, di mana kekhawatiran konflik kepentingan diperkirakan akan dimunculkan. Pada Rabu, Senator Demokrat Kirsten Gillibrand, salah satu negosiator paling menonjol untuk RUU ini, memperingatkan bahwa tidak akan ada kesepakatan tanpa ketentuan etika yang diterapkan. Ia juga mencatat adanya dorongan agar bahasa perlindungan konsumen masuk ke dalam RUU, termasuk ketentuan terkait pembiayaan ilegal dan pendanaan anti-terorisme.

Jalur Menuju Pemberlakuan

Jika sebuah RUU lolos dari Senat dengan 60 suara, RUU tersebut akan dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk langkah berikutnya. DPR telah meloloskan versinya tahun lalu dengan dukungan bipartisan. Langkah terakhir adalah RUU dikirim ke meja kerja Trump untuk ditandatangani.

Anggota legislatif menghadapi tenggat waktu yang ketat karena jumlah tanggal untuk pemungutan suara menyusut dan pemilu sela yang akan datang mulai menjadi fokus.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar