SBI, DigiFT, dan Startale Melakukan Tokenisasi Dana $1,3 miliar dengan Stablecoin JPYSC

TRUST-0,66%
ETH3,00%
TOKEN-4,63%

SBI Group, DigiFT, dan Startale Group mengumumkan inisiatif bersama yang mendemonstrasikan bagaimana JPYSC, stablecoin yen Jepang berbasis kepercayaan (trust), dapat mendukung seluruh siklus hidup sekuritas yang ditokenisasi. Perusahaan-perusahaan tersebut menyelesaikan dua uji coba proof-of-concept pada lingkungan Ethereum testnet, yang menampilkan penyelesaian instan untuk langganan dana yang ditokenisasi serta distribusi dividen otomatis dan terotomatisasi di-chain. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi hambatan yang terus-menerus dalam ruang aset digital: sementara aset riil dunia nyata yang ditokenisasi telah berkembang pesat, penyelesaian berbasis kas dan pembayaran dividen umumnya masih bergantung pada infrastruktur perbankan tradisional yang lebih lambat. Dengan mengintegrasikan JPYSC sebagai lapisan penyelesaian yang teregulasi, para mitra mendemonstrasikan bagaimana pasar modal digital dapat mencapai finalitas penyelesaian yang nyaris instan serta operasi berkelanjutan yang otomatis.

SBI, DigiFT, dan Startale Menyelesaikan Dua Uji Coba Testnet Menggunakan JPYSC

Para mitra menjalankan dua demonstrasi yang berbeda—tanpa bergantung pada struktur tertentu—untuk membuktikan kemampuan JPYSC. Uji coba pertama menunjukkan bagaimana stablecoin dapat melewati siklus penyelesaian tradisional multi-hari, sehingga memungkinkan finalitas yang nyaris instan untuk langganan dana guna mengurangi risiko pihak lawan dan meningkatkan efisiensi permodalan. Uji coba kedua memanfaatkan smart contract untuk secara otomatis menghitung dan mendistribusikan dividen langsung ke dompet (wallet) pemegang token yang berhak setelah registri distribusi difinalisasi.

Inisiatif ini merupakan salah satu yang pertama di Asia, di mana token testnet yang mewakili stablecoin yen Jepang teregulasi diintegrasikan ke dalam penyelesaian utama sekaligus distribusi pendapatan sekunder.

SBI dan DigiFT Men-tokenisasi SBI Japan High Dividend Equity Fund Senilai $1,3 Miliar

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, SBI Group dan DigiFT tengah berupaya men-tokenisasi SBI Japan High Dividend Equity Fund. Dana ini, yang dikelola oleh SBI Asset Management, merupakan salah satu strategi ekuitas publik teratas di Jepang dengan aset kelolaan sekitar $1,3 miliar (¥200 miliar).

"Meski industri manajemen aset telah membuat kemajuan signifikan dalam menurunkan biaya ETF dan reksa dana, masih ada ruang besar untuk perbaikan pada infrastruktur pasar yang mendukung perdagangan, penyelesaian, dan distribusi," kata Tomoya Asakura, CEO SBI Global Asset Management. Asakura menambahkan bahwa teknologi tersebut dapat menyederhanakan operasi, meningkatkan pengalaman investor, dan memperkuat daya saing global pasar modal Jepang.

" Masa depan pasar modal akan melampaui sekadar tokenisasi aset," kata Sota Watanabe, CEO Startale Group. "Proof of concept ini menunjukkan bagaimana stablecoin teregulasi seperti JPYSC dapat menggerakkan semuanya—mulai dari penyelesaian instan hingga distribusi dividen yang dapat diprogram—sebagai landasan bagi sistem keuangan yang lebih efisien, transparan, dan dapat diinteroperasikan."

Pendir i dan CEO DigiFT Henry Zhang menekankan bahwa interoperabilitas sangat penting untuk membawa tokenisasi institusional ke skala. "Proof of concept ini menunjukkan bagaimana stablecoin teregulasi seperti JPYSC dapat terhubung langsung ke model operasi di balik dana yang ditokenisasi dan dipimpin manajer," kata Zhang.

Para Mitra Berencana Integrasi DeFi dengan Morpho dan Gauntlet

Ke depan, ketiga perusahaan berencana mengeksplorasi integrasi ekuitas Jepang yang ditokenisasi dengan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) institusional. Kolaborasi dengan mitra ekosistem seperti Morpho dan Gauntlet sedang dipertimbangkan untuk menguji skenario penggunaan lanjutan, termasuk pinjaman dengan jaminan (collateralized lending) dan manajemen aset terprogram serta on-chain dalam kerangka yang teregulasi.

FAQ

Apa yang didemonstrasikan SBI Group, DigiFT, dan Startale Group dengan JPYSC?

Ketiga perusahaan menyelesaikan dua uji coba proof-of-concept pada lingkungan Ethereum testnet. Uji coba pertama mendemonstrasikan penyelesaian instan untuk langganan dana yang ditokenisasi menggunakan JPYSC, dengan melewati siklus penyelesaian tradisional multi-hari. Uji coba kedua menggunakan smart contract untuk secara otomatis menghitung dan mendistribusikan dividen langsung ke dompet pemegang token yang berhak setelah registri distribusi difinalisasi.

Dana apa yang ditokenisasi oleh SBI dan DigiFT?

SBI Group dan DigiFT tengah bekerja untuk men-tokenisasi SBI Japan High Dividend Equity Fund, yang dikelola oleh SBI Asset Management. Dana ini merupakan salah satu strategi ekuitas publik teratas di Jepang dengan aset kelolaan sekitar $1,3 miliar (¥200 miliar).

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar