Samsung mengumumkan bahwa Samsung Wallet akan menambahkan dukungan stablecoin native pada Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli, dengan menampilkan mockup yang berisi USDC milik Circle. Perusahaan tersebut tidak menyebutkan tanggal peluncuran, tidak mengonfirmasi Circle sebagai mitra, atau mengidentifikasi blockchain mana yang akan digunakan token tersebut. Pengumuman ini merujuk pada jejak integrasi kripto Samsung, termasuk dompet berbasis Knox pada 2019, dukungan hardware wallet pada 2021, serta kemitraan Coinbase pada Oktober 2025 yang menjangkau 75 juta pemilik Galaxy di AS. Langkah ini menempatkan Samsung di antara merek ponsel pintar besar pertama yang menawarkan fungsionalitas stablecoin native, ketika pasokan stablecoin global mendekati 310 miliar dolar AS di bawah GENIUS Act yang berusia setahun.
Samsung Mengumumkan Dukungan Stablecoin di Galaxy Unpacked
Lee Dinham, manajer produk Samsung, menyatakan di atas panggung bahwa Samsung Wallet akan berkembang melampaui uang tunai dan tabungan untuk merangkul bentuk nilai digital baru, termasuk stablecoin. "Ini akan membuat Samsung menjadi salah satu merek seluler besar pertama yang menghadirkan stablecoin native ke sebuah smartphone, memungkinkan transfer nilai digital yang cepat dan tepercaya," kata Dinham. Perusahaan tersebut menunjukkan mockup dompet yang menyimpan USDC milik Circle, stablecoin terbesar kedua berdasarkan nilai pasar, tanpa mengonfirmasi Circle sebagai mitra. Samsung belum mengungkapkan apakah fitur tersebut bersifat kustodian—di mana Samsung atau pihak ketiga memegang dana pengguna—atau non-kustodian, di mana pengguna mengendalikan kunci privat secara langsung.
Linimasa Integrasi Kripto Samsung dari 2019 hingga Oktober 2025
Samsung membangun penyimpanan kripto ke ponsel Galaxy pada 2019 melalui Knox, sebuah vault yang terisolasi secara perangkat keras dan dibuka dengan PIN atau sidik jari, dengan dukungan selanjutnya ditambahkan untuk Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Stellar. Pada 2021, Samsung mengaktifkan pemilik Galaxy untuk menautkan hardware wallet seperti Ledger Nano S secara langsung ke vault tersebut. Oktober lalu, Samsung memperluas kesepakatan dengan Coinbase yang memungkinkan pembelian kripto langsung di Samsung Wallet bagi 75 juta pemilik Galaxy di AS. Drew Blackard, wakil presiden senior Samsung untuk manajemen produk mobile, menggambarkan Samsung Wallet sebagai "alat tepercaya bagi jutaan pengguna Galaxy" dalam kaitan kesepakatan itu.
Galaxy Card Hadir Bersamaan dengan Pengumuman Stablecoin
Pengumuman stablecoin bertepatan dengan peluncuran Galaxy Card, kartu kredit pertama Samsung di Amerika Serikat. Diterbitkan oleh Barclays pada jaringan Visa, kartu ini menawarkan cashback 5% untuk pembelian Samsung dan 3% untuk transaksi Samsung Wallet. Kirk Stuart dari Visa menyatakan kartu tersebut mencerminkan bagaimana "konsumen mengharapkan pembayaran tertanam ke dalam pengalaman digital yang mereka gunakan setiap hari." Samsung membingkai inisiatif gabungan ini sebagai "pengalaman pembayaran dan penghargaan yang terjamin."
FAQ
Apa yang diumumkan Samsung tentang stablecoin pada 22 Juli?
Samsung mengumumkan di Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli bahwa Samsung Wallet akan menambahkan dukungan stablecoin native, dengan menampilkan mockup yang berisi USDC milik Circle. Perusahaan tersebut tidak memberikan tanggal peluncuran, tidak mengonfirmasi Circle sebagai mitra, atau menentukan blockchain yang akan digunakan token tersebut.
Bagaimana dukungan stablecoin Samsung dibangun dari fitur kripto sebelumnya?
Samsung memperkenalkan dompet kripto berbasis Knox pada 2019 dengan dukungan untuk Bitcoin, Ethereum, Tron, dan Stellar, menambahkan penautan hardware wallet pada 2021, dan memperluas integrasi Coinbase pada Oktober 2025 yang menjangkau 75 juta pemilik Galaxy di AS.
Apa itu Galaxy Card dan bagaimana kaitannya dengan Samsung Wallet?
Galaxy Card adalah kartu kredit AS pertama Samsung, diterbitkan oleh Barclays pada jaringan Visa. Kartu ini menawarkan cashback 5% untuk pembelian Samsung dan 3% untuk transaksi Samsung Wallet, serta diumumkan bersamaan dengan fitur dukungan stablecoin.