Samsung Electronics dan SK Hynix mencatat penurunan satu hari terdalam dalam hitungan bulan pada 28 Mei, masing-masing turun 13,39% dan 14,65%. Penurunan tersebut menghapus sekitar tiga bulan kenaikan bagi kedua produsen chip Korea Selatan itu. Aksi jual dipicu oleh kekhawatiran kelebihan pasokan setelah produsen memori asal China, CXMT, berhasil tercatat pada 27 Mei, diperparah oleh keraguan yang belum terjawab mengenai apakah permintaan investasi terkait AI akan bertahan.
Samsung Electronics dan SK Hynix Catat Kerugian Dua Angka pada 28 Mei
SK Hynix ditutup pada 1,55 juta won pada 28 Mei, turun 266.000 won (14,65%) dari sesi sebelumnya, menurut Korea Exchange. Penurunan 14,65% itu menandai penurunan satu hari terbesar kedua saham tersebut dalam beberapa minggu terakhir, setelah jatuh 15,37% yang tercatat pada 13 Mei. Harga penutupan 1,55 juta won itu menjadi level terendah sejak 4 Mei, ketika saham diperdagangkan pada 1,447 juta won.
Samsung Electronics berakhir pada 220.000 won, turun 34.000 won (13,39%). Penurunan 13,39% tersebut menjadi kerugian satu hari terdalam perusahaan sejak 24 Oktober 2008, saat krisis keuangan global melanda dan saham turun 13,76%. Harga penutupan 220.000 won pada 28 Mei menyamai level terendah sejak 30 April, ketika saham ditutup pada 220.500 won.
Indeks KOSPI turun 10,84% menjadi 6.023,66 karena para pemimpin kapitalisasi pasar menekan pasar yang lebih luas.
Investor Asing Lepas 4,8 Triliun Won di Saham Semikonduktor
Investor asing menjual bersih 3,2092 triliun won pada saham SK Hynix dan 1,6341 triliun won pada Samsung Electronics pada 28 Mei. Penjualan bersih gabungan senilai 4,8 triliun won itu mencerminkan penarikan yang tajam dari saham semikonduktor Korea Selatan.
Pencatatan CXMT Memicu Kekhawatiran Kelebihan Pasokan Memori
Aksi jual besar-besaran terjadi saat kekhawatiran menyebar tentang potensi kelebihan pasokan memori dari perusahaan China Changxin Memory Technologies (CXMT). CXMT berhasil tercatat di STAR Market China pada 27 Mei, sehingga menghimpun modal dalam jumlah besar. Perusahaan ini dikenal berupaya memperluas kapasitas produksi secara agresif berdasarkan dana yang baru dihimpun.
Pelaku pasar khawatir peningkatan besar pasokan DRAM dari CXMT dapat menekan harga chip memori komoditas, yang telah mendorong pertumbuhan keuntungan belakangan ini di Samsung Electronics dan SK Hynix. Kekhawatiran ini menguat di tengah latar persoalan yang belum terjawab tentang keberlanjutan permintaan investasi terkait AI.
Analis KB Securities Meremehkan Ancaman CXMT bagi Produsen Chip Besar
Kim Dong-won, kepala penelitian di KB Securities, menyatakan bahwa kekhawatiran terhadap CXMT dilebih-lebihkan. “Meskipun upaya ekspansi agresif kapasitas produksi CXMT diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa tahun, kemungkinan bahwa upaya tersebut akan memicu kelebihan pasokan keseluruhan di pasar DRAM terbatas,” kata Kim.
Kim menambahkan, “Dampaknya terhadap kinerja Samsung Electronics dan SK Hynix jangka menengah hingga jangka panjang akan lebih minimal lagi, karena permintaan akan jauh melampaui pasokan dan kemungkinan Apple mengadopsi memori buatan China terbatas.”
FAQ
Apa yang menyebabkan saham Samsung Electronics dan SK Hynix turun pada 28 Mei?
Samsung Electronics turun 13,39% dan SK Hynix turun 14,65% pada 28 Mei karena kekhawatiran kelebihan pasokan yang dipicu pencatatan berhasil CXMT di STAR Market China pada 27 Mei. Investor asing menjual gabungan 4,8 triliun won pada dua saham tersebut ketika ketakutan menyebar bahwa rencana ekspansi kapasitas produksi CXMT dapat menekan harga chip memori komoditas.
Bagaimana KB Securities menilai ancaman CXMT terhadap Samsung dan SK Hynix?
Kim Dong-won, kepala penelitian di KB Securities, menyatakan bahwa kekhawatiran terhadap CXMT dilebih-lebihkan. Ia mencatat bahwa meskipun upaya ekspansi kapasitas CXMT mungkin berlanjut selama bertahun-tahun, kemungkinan terjadinya kelebihan pasokan DRAM secara keseluruhan tetap terbatas, dan dampaknya terhadap kinerja Samsung Electronics dan SK Hynix jangka menengah hingga panjang akan minimal karena permintaan secara signifikan melampaui pasokan.