Menurut Qivalis, konsorsium stablecoin euro memperluas ke 37 bank Eropa pada Rabu setelah menambahkan 25 pemberi pinjaman baru, termasuk ABN Amro, Intesa Sanpaolo, Rabobank, dan Spuerkeess milik negara Luksemburg. Keanggotaan yang diperluas ini memperkuat upaya kelompok untuk membangun jaringan penyelesaian euro onchain yang didukung bank.
Qivalis, yang diluncurkan pada Desember 2025 dengan 12 anggota pendiri, tengah mengejar otorisasi dari De Nederlandsche Bank untuk beroperasi sebagai lembaga uang elektronik. Konsorsium ini berencana menerbitkan stablecoin yang didukung euro dengan rasio 1:1 terhadap euro serta aset likuid berkualitas tinggi. CEO Jan-Oliver Sell mengatakan kepada Financial Times bahwa kelompok menargetkan menerima izinnya pada paruh kedua 2026 dan bertujuan untuk langsung go live segera setelah persetujuan.