Perdana Menteri Qatar Mengadakan Panggilan dengan Menteri Luar Negeri Iran pada 10 Mei untuk Membahas Situasi Regional

GateNews

Menurut Jin Ten Data, Perdana Menteri Qatar Muhammad dan Menteri Luar Negeri Iran Araghchi mengadakan panggilan telepon pada 10 Mei untuk membahas situasi regional. Muhammad menekankan dukungan penuh Qatar untuk upaya mediasi guna mengakhiri krisis regional dan meminta pihak-pihak terkait untuk merespons secara positif serta menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perundingan guna mendorong kemajuan, sekaligus mengurangi risiko eskalasi lebih lanjut.

Muhammad juga menegaskan bahwa kebebasan navigasi adalah prinsip dasar yang tidak dapat ditawar, dan bahwa menutup atau menggunakan Selat Hormuz sebagai alat tawar hanya akan memperparah krisis dan merugikan kepentingan fundamental negara-negara di kawasan. Ia mencatat tindakan seperti itu dapat berdampak negatif pada pasokan energi dan pangan global, stabilitas pasar internasional, serta keamanan rantai pasok global.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar