OpenAI Gagal Memenuhi Target Pertumbuhan Pengguna dan Penjualan, Memicu Kekhawatiran Soal Belanja Infrastruktur AI

Berita Gate, 28 April — Menurut The Wall Street Journal, OpenAI gagal memenuhi target internalnya untuk akuisisi pengguna baru dan pertumbuhan penjualan, sehingga memunculkan kekhawatiran di dalam perusahaan tentang kemampuannya untuk mempertahankan belanja besar-besaran untuk infrastruktur kecerdasan buatan.

Laporan tersebut, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, menyatakan bahwa ChatGPT melewatkan target internalnya untuk mencapai 1 miliar pengguna aktif mingguan pada akhir 2025, sebuah tonggak yang hingga saat ini belum diumumkan secara publik oleh perusahaan. Hal ini membuat beberapa investor gelisah. Selain itu, perusahaan menghadapi tantangan terkait tingkat churn pengguna langganan. Hambatan ini muncul ketika pesaing Anthropic telah membuat kemajuan di pasar pemrograman dan perusahaan.

CFO Sarah Friar telah menyatakan kekhawatiran bahwa tanpa pertumbuhan penjualan yang lebih cepat, OpenAI mungkin kesulitan membiayai kebutuhan komputasi masa depannya. Dalam beberapa bulan terakhir, Friar juga mengungkapkan keraguan terkait rencana perusahaan untuk go public pada akhir tahun, dengan memperingatkan eksekutif dan anggota dewan bahwa OpenAI perlu meningkatkan kontrol internal dan belum siap memenuhi standar pengungkapan ketat yang diwajibkan bagi perusahaan publik.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Riset Microsoft: Hanya 13% karyawan yang gagal dalam inovasi tempat kerja berbasis AI menerima insentif perusahaan

Berdasarkan laporan Indeks Tren Pekerjaan tahunan yang dirilis Microsoft pada 5 Mei, laporan tersebut menganalisis miliaran sinyal produktivitas Microsoft 365 yang anonim, serta melakukan survei terhadap 20.000 karyawan di beberapa pasar seperti Amerika Serikat, Inggris, India, dan Jepang. Data laporan menunjukkan hanya 13% karyawan yang mengatakan bahwa pemberi kerja akan memberikan insentif ketika mereka mencoba meningkatkan pekerjaan dengan AI tetapi tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

MarketWhisper17menit yang lalu

Meta mengembangkan asisten AI Hatch untuk menyaingi OpenClaw, menyelesaikan uji internal sebelum akhir Juni

Menurut Financial Times pada 5 Mei, Meta sedang mengembangkan asisten AI untuk konsumen umum (Hatch), terinspirasi dari OpenClaw milik OpenAI, dengan target menyelesaikan uji internal sebelum akhir Juni; Meta juga berencana sebelum kuartal keempat tahun ini mengintegrasikan alat belanja berbasis agen yang berdiri sendiri ke layanan Instagram miliknya.

MarketWhisper26menit yang lalu

Sidang Pengadilan OpenAI, Brockman bersaksi: Musk pernah mengatakan tidak akan mengutamakan keamanan; sahamnya berisiko bergerak kasar

Menurut New York Post pada 6 Mei, CEO OpenAI Greg Brockman pada 5 Mei bersaksi di Pengadilan Distrik Federal Oakland di California, mengungkapkan pidato untuk semua pihak yang disampaikan Musk saat keluar dari dewan OpenAI pada 2018. Brockman mengatakan bahwa saat mendorong AI di Tesla, Musk “tidak akan menghabiskan waktu untuk keamanan”, serta bahwa pada 2017 ia sempat terlibat pembicaraan yang nyaris berujung kekerasan dengan salah satu pendiri OpenAI terkait porsi kepemilikan saham.

MarketWhisper1jam yang lalu

Perusahaan Keamanan Siber India Memakai AI untuk Memangkas Pengujian Kerentanan hingga Hitungan Jam

Perusahaan keamanan siber India termasuk Indusface dan Astra Security sedang mengadopsi agen AI yang dibangun di atas model bahasa besar untuk mempercepat pengujian kerentanan perangkat lunak dari hitungan hari atau minggu menjadi hitungan jam, menurut The Economic Times. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya kecepatan pelaku dan munculnya kemampuan alat AI

CryptoFrontier2jam yang lalu

Membantah gelembung AI! CEO BlackRock: Kekurangan daya komputasi akan memunculkan “pasar futures daya komputasi”

Permintaan global untuk AI dan kebutuhan komputasi melonjak, CEO BlackRock Fink membantah adanya gelembung AI, dengan menyatakan kelangkaan daya komputasi akan melahirkan kategori aset baru bernama “komputasi berjangka”. Untuk mengikuti tren, BlackRock bekerja sama dengan Microsoft, Nvidia, dan MGX mengucurkan ratusan miliar dolar AS untuk pusat data dan infrastruktur energi; GIP membeli Aligned Data Centers dengan nilai sekitar 40 miliar dolar AS, serta berkolaborasi dengan EQT untuk akuisisi AES senilai 10,7 miliar dolar AS. Fink dan pihak lain seperti Brookfield memandang ini sebagai peluang investasi majemuk yang kokoh dalam jangka panjang, dengan imbal hasil yang dapat berlanjut selama puluhan tahun.

ChainNewsAbmedia2jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar